Trump Berkelakar Israel Bisa Bertahan Berkat Kebijakannya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Jun 2026, 09:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat konferensi pers di Gedung Putih, Washington D.C., Amerika Serikat (25/42026). ANTARA/Anadolu/Celal Güne?. Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat konferensi pers di Gedung Putih, Washington D.C., Amerika Serikat (25/42026). ANTARA/Anadolu/Celal Güne?. (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa keberlangsungan keamanan Israel saat ini tidak terlepas dari langkah-langkah yang ia ambil untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Pernyataan itu disampaikan saat ia membela keputusan mengerahkan militer AS dalam operasi terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Dalam wawancara di Pod Force One pada Selasa, 2 Juni 2026, Trump menjelaskan bahwa kekhawatirannya terhadap program nuklir Iran menjadi salah satu alasan utama di balik keputusan tersebut.

Menurut Trump, ancaman yang ditimbulkan oleh program nuklir Iran telah menjadi perhatian sejak masa jabatan pertamanya. Ia menyinggung keputusannya menarik Amerika Serikat dari kesepakatan nuklir Iran tahun 2015 yang dicapai pada era pemerintahan Barack Obama.

"Itu berkaitan dengan Israel karena mereka mungkin akan menjadi pihak pertama yang diserang (nuklir Iran). Saya beri tahu Anda, kalau bukan karena saya, Israel mungkin sudah tidak ada sekarang," kata Trump seperti dikutip Al Jazeera.

Dalam kesempatan yang sama, Trump juga membantah anggapan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memengaruhi atau mendorongnya untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Menurut Trump, keputusan tersebut sepenuhnya merupakan inisiatifnya sendiri dan tidak didasarkan pada tekanan dari pihak mana pun.

Baca Juga: Trump Klaim Israel dan Hizbullah Sepakat Hentikan Serangan Usai Kontak dengan Netanyahu

"Dia (Netanyahu) memanipulasi saya? Saya yang memulainya," kata Trump.

Trump kembali menegaskan bahwa langkah militer terhadap Iran diambil karena Washington tidak ingin Teheran memiliki kemampuan senjata nuklir.

"kita tidak bisa membiarkan mereka memiliki senjata nuklir."

Selain itu, Trump juga menyerang para lawan politiknya yang menuding Netanyahu memiliki peran besar dalam keputusan perang tersebut. Ia secara khusus menyindir Partai Demokrat dengan istilah yang kerap digunakannya.

"Mereka cuma Dumbocrats. Orang-orang ini tidak tahu apa yang mereka lakukan," ujar Trump menggunakan istilah sindiran untuk Partai Demokrat.

Arsip - Pemimpin Israel Benjamin Netanyahu (kiri) berbincang dengan Presiden AS Donald Trump. (ANTARA/Anadolu/py/pri.) <b>(Antara)</b> Arsip - Pemimpin Israel Benjamin Netanyahu (kiri) berbincang dengan Presiden AS Donald Trump. (ANTARA/Anadolu/py/pri.) (Antara)

Pernyataan Trump muncul di tengah spekulasi mengenai hubungan yang dikabarkan mulai merenggang antara dirinya dan Netanyahu. Isu tersebut menguat setelah laporan media Axios menyebut Trump sempat kehilangan kesabaran dan memarahi Netanyahu dalam percakapan telepon pada Senin, 1 Juni 2026.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa Trump kecewa terhadap ancaman Netanyahu untuk melancarkan serangan besar ke Lebanon saat Amerika Serikat dan Iran masih berupaya mencapai kesepakatan guna mengakhiri konflik yang berlangsung.

Selama ini, Iran menegaskan bahwa keberlanjutan gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hezbollah di Lebanon merupakan salah satu syarat penting agar proses negosiasi dengan Washington tetap berjalan.

Trump disebut khawatir langkah militer tambahan yang diambil Netanyahu dapat mengganggu upaya diplomatik AS dalam mendorong tercapainya kesepakatan damai dengan Iran, terutama ketika konflik yang berlangsung belum menghasilkan perkembangan sesuai harapan Washington.

x|close