Warning: mkdir(): Permission denied in /www/ntvweb/system/core/Log.php on line 131

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: mkdir(): Permission denied

Filename: core/Log.php

Line Number: 131

Backtrace:

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Grab Bantah Hengkang dari Indonesia, Tegaskan Komitmen Jangka Panjang - Ntvnews.id

Grab Bantah Hengkang dari Indonesia, Tegaskan Komitmen Jangka Panjang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Jun 2026, 12:16
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Driver Grab mengendarai motor listrik ALVA N3, setelah resmi bergabung sebagai bagian dari armada kendaraan listrik Grab di Kota Yogyakarta. Jumat (19/12/2025) (ANTARA/Hery Sidik) Ilustrasi - Driver Grab mengendarai motor listrik ALVA N3, setelah resmi bergabung sebagai bagian dari armada kendaraan listrik Grab di Kota Yogyakarta. Jumat (19/12/2025) (ANTARA/Hery Sidik) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Platform transportasi dan layanan digital berbasis aplikasi Grab Indonesia membantah kabar yang beredar mengenai rencana perusahaan meninggalkan pasar Indonesia. Manajemen memastikan operasional Grab di Tanah Air tetap berjalan dan Indonesia masih menjadi salah satu pasar strategis bagi perusahaan.

CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi menegaskan informasi yang menyebut Grab akan keluar dari Indonesia tidak sesuai dengan fakta. Menurutnya, perusahaan tetap berkomitmen untuk melayani masyarakat dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital nasional.

“Grab menegaskan bahwa rumor mengenai rencana keluar dari Indonesia adalah tidak benar,” kata CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026.

Neneng menjelaskan bahwa Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam perjalanan bisnis Grab. Selama lebih dari satu dekade, perusahaan telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat melalui berbagai layanan transportasi, pengantaran, dan solusi digital lainnya.

“Selama lebih dari satu dekade, Grab telah menjadi bagian dari keseharian jutaan masyarakat Indonesia,” ujar Neneng.

Ia menambahkan bahwa komitmen Grab tidak hanya diwujudkan melalui layanan yang diberikan kepada konsumen, tetapi juga melalui kontribusi terhadap pengembangan ekonomi digital dan pemberdayaan pelaku usaha kecil di Indonesia.

Baca Juga: Grab Luncurkan Bintang 5, Kurasi Merchant Kuliner Pilihan Berdasarkan Jutaan Ulasan Pengguna

“Komitmen ini tercermin dari kontribusi Grab terhadap sekitar 50 persen industri ride-hailing dan pengantaran online, dukungannya dalam menciptakan 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta program Grab untuk Indonesia senilai lebih dari Rp100 miliar bagi mitra pengemudi,” katanya.

Sebelumnya, muncul spekulasi di berbagai platform internet yang menyebut Grab sedang mengevaluasi keberlanjutan bisnisnya di Indonesia setelah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 mengenai pembatasan potongan pendapatan mitra pengemudi ojek online menjadi maksimal 8 persen.

Rumor tersebut menyebut perusahaan tengah mengkaji sejumlah opsi, mulai dari penyesuaian biaya layanan bagi konsumen dan mitra hingga kemungkinan mengurangi operasional atau bahkan keluar dari pasar transportasi daring Indonesia. Namun, Grab menegaskan seluruh spekulasi tersebut tidak benar.

Baca Juga: Hadiri Kartini Leaders Fest, Neneng Goenadi: Peran Krusial Perempuan Jadi Ekosistem Unggul di Grab Indonesia

Neneng juga memastikan perusahaan akan tetap menghormati dan mengikuti berbagai kebijakan yang ditetapkan pemerintah Indonesia. Menurutnya, Grab berkomitmen untuk terus mendukung agenda nasional dalam membangun ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

“Grab akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan, karena bagi Grab, Indonesia bukan sekadar ekosistem, melainkan rumah tempat kami tumbuh bersama masyarakat,” ujar dia.

Dengan pernyataan resmi tersebut, Grab berharap dapat mengakhiri spekulasi yang berkembang di masyarakat dan menegaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, mitra pengemudi, pelaku UMKM, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

(Sumber: Antara)

x|close