Ntvnews.id, Mataram - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat sebanyak 11 jamaah haji asal Embarkasi Lombok meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi tahun ini.
Kepala Kemenhaj NTB Lalu Muhamad Amin mengatakan pihaknya akan melakukan kunjungan takziah kepada keluarga jamaah yang wafat sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Agenda tersebut akan dilaksanakan di sela-sela proses pemulangan jamaah haji ke daerah asal.
"Di Kabupaten Lombok Timur ada tiga orang haji yang wafat di Tanah Suci, yakni Isniwat Isyum, Harun Al Rashid dan Mainah Subuh," kata Lalu Amin di Mataram, Senin, 8 Juni 2026.
Menurutnya, kunjungan pertama akan difokuskan ke Kabupaten Lombok Timur sebelum dilanjutkan ke Kabupaten Lombok Tengah yang juga mencatat sejumlah jamaah meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji.
Selain jamaah asal Pulau Lombok, korban meninggal dunia juga berasal dari wilayah Pulau Sumbawa. Data yang dihimpun Kemenhaj NTB menunjukkan terdapat lima jamaah haji asal Pulau Sumbawa yang wafat di Tanah Suci.
"Tiga orang haji berasal dari Kabupaten Bima, sedangkan dua lainnya dari Kabupaten Sumbawa," ujarnya.
Lalu Amin menuturkan bahwa pihaknya juga akan menjadwalkan kunjungan takziah ke keluarga jamaah di Pulau Sumbawa. Meski demikian, proses pendampingan terhadap keluarga yang berduka telah dilakukan lebih awal oleh jajaran Kementerian Haji dan Umrah di tingkat kabupaten.
Baca Juga: Kemenhaj Siapkan Strategi Haji 2027–2028, Antisipasi Kenaikan Biaya Akibat Harga Avtur
"Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima dan Kabupaten Sumbawa sudah melakukan kunjungan langsung kepada keluarga jamaah yang ditinggalkan," kata Lalu Amin.
Berdasarkan data terbaru yang dimiliki Kemenhaj NTB, total jamaah haji asal provinsi tersebut yang meninggal dunia selama musim haji tahun ini mencapai 11 orang. Jumlah tersebut tersebar di beberapa daerah, yakni tiga jamaah dari Kabupaten Lombok Tengah, tiga jamaah dari Kabupaten Lombok Timur, tiga jamaah dari Kabupaten Bima, serta dua jamaah dari Kabupaten Sumbawa.
Kemenhaj NTB memastikan terus memberikan pendampingan dan pelayanan kepada keluarga jamaah yang meninggal dunia, sekaligus mengawal proses pemulangan jamaah haji yang masih berada di Arab Saudi hingga seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini selesai dilaksanakan.
(Sumber: Antara)
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Amin. ANTARA/Nur Imansyah. (Antara)