SPMB DKI Tampung 245.980 Murid, Disdik: Proses Penerimaan Transparan dan Inklusif

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jun 2026, 10:30
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi siswa. Ilustrasi siswa. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menyiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan mengedepankan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan inklusif. Tahun ini, total daya tampung yang disediakan mencapai 245.980 murid baru, mencakup sekolah negeri, SPMB Bersama, hingga program Sekolah Swasta Gratis.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menyampaikan bahwa penyelenggaraan SPMB 2026/2027 dirancang untuk memastikan seluruh anak di Jakarta memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh akses pendidikan berkualitas tanpa diskriminasi.

"SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 kami laksanakan untuk memastikan penerimaan murid baru berjalan lebih objektif, transparan, dan inklusif. Prinsipnya, setiap anak di Jakarta harus memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas,” ujar Nahdiana di Jakarta, pada Senin, 15 Juni 2026.

Pelaksanaan SPMB tahun ini mengacu pada Keputusan Gubernur Nomor 238 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Murid Baru. Program tersebut mencakup penerimaan peserta didik pada jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, dan SKB negeri, serta sekolah swasta yang tergabung dalam SPMB Bersama dan Sekolah Swasta Gratis.

Menurut Nahdiana, Pemprov DKI Jakarta tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas sekolah negeri, tetapi juga memperluas akses pendidikan melalui kerja sama dengan sekolah swasta. Langkah ini dilakukan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan pendidikan yang terjangkau dan berkualitas.

Baca Juga: Kemenko Infrastruktur Apresiasi Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Kalbar, Bupati Satono Sambut Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di Sambas

"Melalui SPMB Bersama dan Sekolah Swasta Gratis, kami memperluas pilihan bagi masyarakat agar anak-anak tetap dapat bersekolah dengan layanan yang layak dan berkualitas," katanya.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah negeri di Jakarta menyediakan total daya tampung sebanyak 228.163 murid baru. Jumlah tersebut terdiri atas: PAUD 6.310 murid, SD 95.965 murid, SMP 73.289 murid, SMA 29.337 murid, SMK 19.541 murid, SLB 891 murid, dan SKB 2.830 murid.

Ilustrasi Siswa Sekolah Dasar <b>(Pixabay)</b> Ilustrasi Siswa Sekolah Dasar (Pixabay)

Selain itu, program SPMB Bersama yang melibatkan 298 sekolah swasta menyediakan kuota bagi 7.708 murid baru, sedangkan program Sekolah Swasta Gratis yang menggandeng 103 sekolah swasta menawarkan daya tampung sebanyak 10.109 murid untuk berbagai jenjang pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, SPMB DKI Jakarta 2026 menyediakan empat jalur seleksi, yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi.

Jalur Prestasi diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki pencapaian akademik maupun nonakademik. Jalur Afirmasi diberikan kepada peserta didik dari keluarga kurang mampu. Sementara Jalur Domisili mempertimbangkan kedekatan tempat tinggal dengan sekolah serta pemerataan akses pendidikan.

Adapun Jalur Mutasi diperuntukkan bagi anak dari orang tua yang mengalami perpindahan tugas, termasuk anak guru dan tenaga kependidikan yang ingin bersekolah di tempat orang tuanya bertugas.

Seluruh proses SPMB untuk jenjang SD, SMP, SMA, SMK negeri dan sekolah swasta peserta SPMB Bersama dilaksanakan secara daring. Sementara itu, PAUD, SLB, dan SKB menggunakan sistem hibrida atau gabungan daring dan luring. Untuk program Sekolah Swasta Gratis, pendaftaran dilakukan secara luring.

Tahapan pengajuan akun dan verifikasi Kartu Keluarga telah berlangsung sejak Mei 2026. Sedangkan proses pendaftaran resmi penerimaan murid baru dimulai pada 15 Juni 2026.

Nahdiana menegaskan bahwa seluruh proses SPMB tidak dipungut biaya. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan atau menerima gratifikasi dalam bentuk apa pun selama proses seleksi berlangsung.

"Kami menegaskan, SPMB tidak dipungut biaya dan tidak boleh ada gratifikasi dalam bentuk apa pun. Masyarakat kami minta mencermati jadwal, mengikuti prosedur resmi, dan tidak percaya pada informasi di luar kanal resmi Dinas Pendidikan," terangnya.

Informasi lengkap mengenai SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat diakses melalui laman disdik.jakarta.go.id dan spmb.jakarta.go.id. Masyarakat juga dapat memperoleh informasi melalui media sosial resmi PMB DKI Jakarta, yakni Instagram @officialpmbdki, Facebook PMBDKI1, dan X @PMBDKI.

Bagi masyarakat yang mengalami kendala, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyediakan posko PMB di seluruh sekolah negeri, posko PMB Suku Dinas Pendidikan, serta kantor Dinas Pendidikan, baik secara daring maupun luring.

x|close