Prabowo Ingin Perluas Kesempatan Kerja WNI di Jerman, Soroti Sektor Teknologi dan Keperawatan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jun 2026, 14:59
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Republik Federasi Jerman Frank-Walter Steinmeier Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Republik Federasi Jerman Frank-Walter Steinmeier (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan keinginannya untuk membuka peluang yang lebih luas bagi warga negara Indonesia (WNI) agar dapat bekerja di Jerman. Hal tersebut disampaikan usai pertemuannya dengan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia berharap kerja sama dengan Jerman dapat diperluas, termasuk dalam bidang ketenagakerjaan, khususnya pada sektor-sektor yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

"Indonesia juga ingin memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di Jerman termasuk di sektor teknologi tingkat tinggi," kata Prabowo.

Selain itu, Presiden juga menyampaikan apresiasi terhadap penandatanganan Letter of Intent terkait Global Skills Partnership di bidang keperawatan. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan kedua negara sekaligus membuka kesempatan yang lebih besar bagi tenaga kesehatan Indonesia untuk berkarier di Jerman.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua pemimpin negara juga membahas berbagai isu internasional. Prabowo menyebut dirinya dan Presiden Steinmeier memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya penyelesaian konflik melalui jalur dialog dan diplomasi.

Baca Juga: Prabowo dan Steinmeier Sepakat Perkuat Kemitraan RI-Jerman di Bidang Ekonomi hingga Ketenagakerjaan

"Dan kita bekerja sama di bidang diplomasi untuk meningkatkan dan memastikan perdamaian dan stabilitas global," ucap dia.

Prabowo juga menilai Jerman memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia. Karena itu, Indonesia berharap negara dengan ekonomi terbesar di Eropa tersebut dapat mengambil peran yang lebih aktif dalam berbagai isu global.

Menurut Prabowo, Indonesia membutuhkan kemitraan yang kuat dengan Jerman maupun negara-negara Eropa lainnya guna menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

"Kunjungan Presiden Jerman kali ini adalah tanda bahwa hubungan itu sangat penting," imbuh Prabowo.

Kunjungan kenegaraan Presiden Steinmeier ke Indonesia menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara, sekaligus memperluas kerja sama di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, investasi, pendidikan, ketenagakerjaan, hingga diplomasi internasional.

x|close