Ntvnews.id
Pemerintah pusat terus memantau perkembangan situasi pascagempa serta berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan cepat dan efektif.
Pratikno mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dan berkoordinasi langsung dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, untuk memperoleh informasi terkini mengenai dampak gempa yang terjadi.
"Kami telah berkoordinasi dengan Kepala BNPB, Letjen Suharyanto, terkait perkembangan gempa bumi berkekuatan M 6,7 yang mengguncang Palu dan sekitarnya," kata Pratikno di unggahan akun Instagram pribadinya, @pratikpratikno.
Saat ini, kata dia, BNPB bersama pemerintah daerah terus melakukan pemantauan di wilayah yang terdampak gempa. Fokus utama adalah mengidentifikasi kondisi masyarakat, infrastruktur, serta potensi dampak lanjutan yang mungkin terjadi pascagempa.
Lihat postingan ini di Instagram
Selain pemantauan, pemerintah juga berupaya memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi apabila diperlukan tindakan darurat lebih lanjut.
Sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan, BNPB akan mengirimkan tim khusus ke lapangan untuk melakukan asesmen secara langsung.
Tim tersebut bertugas mengumpulkan data dan informasi faktual mengenai kondisi wilayah terdampak, tingkat kerusakan, serta kebutuhan mendesak masyarakat. Hasil asesmen nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan yang cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Pratikno juga menyampaikan doa serta dukungan moral kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah yang terdampak bencana gempa bumi.
"Doa kami menyertai seluruh warga Sulawesi Tengah. Semoga seluruh masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, kekuatan, dan ketabahan dalam menghadapi situasi ini," ungkapnya.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno