Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memanfaatkan kunjungannya ke Singapura untuk memperkuat kerja sama strategis yang mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global.
Dalam rangkaian kegiatan RISING Fellowship 2026, Pramono bertemu dengan Menteri Pembangunan Nasional Singapura, , serta Menteri Luar Negeri Singapura, , pada 14-15 Juni 2026.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi Jakarta untuk memperluas peluang investasi, memperkuat pengembangan kawasan perkotaan, meningkatkan layanan transportasi publik, serta mendorong kolaborasi dalam penguatan kapasitas aparatur dan tata kelola kota modern.
Pramono menegaskan bahwa Jakarta tengah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menyambut usia ke-500 tahun pada 2027. Menurutnya, kemitraan internasional menjadi salah satu kunci untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan daya saing ibu kota di tingkat global.
Sebagai salah satu pusat ekonomi dan investasi terbesar di Asia, Singapura dinilai memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program transformasi Jakarta, mulai dari pengembangan infrastruktur hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat.
"Jakarta sedang menyiapkan lompatan baru menjelang usia 500 tahun. Untuk itu, kami membutuhkan lebih banyak kemitraan strategis dan investasi yang mampu mempercepat transformasi kota. Pertemuan dengan Pemerintah Singapura ini membuka peluang kerja sama yang lebih konkret di bidang transportasi, pengembangan kawasan, penguatan kapasitas aparatur, hingga investasi yang memberikan manfaat langsung bagi warga Jakarta," ujarnya.
Dalam pertemuan dengan kedua menteri Singapura tersebut, berbagai isu strategis menjadi pembahasan utama. Jakarta mendorong kerja sama dalam pengembangan kawasan berbasis transportasi publik, regenerasi wilayah perkotaan, peningkatan ruang publik, serta penguatan konektivitas antarkota.
Selain itu, peluang investasi baru juga menjadi fokus utama untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih nyaman, modern, dan produktif.
Pramono menilai kolaborasi dengan Singapura dapat membantu Jakarta mengadopsi berbagai praktik terbaik dalam pengelolaan kota, termasuk dalam aspek keberlanjutan, mobilitas masyarakat, dan perencanaan kawasan terpadu.
Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan Jakarta yang dinilai memiliki energi ekonomi dan dinamika perkotaan yang sangat kuat.
Menurutnya, hubungan antara Jakarta dan Singapura selama ini terjalin erat, baik melalui konektivitas transportasi maupun hubungan antarmasyarakat yang semakin intensif.
"Jakarta adalah kota dengan energi dan dinamika yang luar biasa. Lebih dari 200 layanan penerbangan setiap pekan menghubungkan Singapura dan Jakarta, mencerminkan kehangatan serta kedekatan hubungan antarmasyarakat. Gubernur Pramono dan saya berdiskusi dengan baik tentang bagaimana kedua kota dapat melakukan lebih banyak kerja sama, termasuk di bidang tata kelola perkotaan dan keberlanjutan," katanya.
Sementara itu, dalam diskusinya dengan Menteri Pembangunan Nasional Singapura, Chee Hong Tat, Pramono menyoroti pentingnya pembangunan kota yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pengembangan transportasi publik, revitalisasi kawasan, ruang terbuka publik, hingga peningkatan kualitas lingkungan perkotaan menjadi bagian dari agenda besar Jakarta dalam beberapa tahun mendatang.
"Target kami bukan sekadar masuk Top 50 Global City. Yang lebih penting adalah memastikan investasi, transportasi publik, dan pembangunan kawasan benar-benar membuat hidup warga Jakarta menjadi lebih mudah, lebih nyaman, dan lebih produktif," imbuh Pramono.
Pertemuan dengan dua menteri Singapura tersebut menjadi bagian dari strategi Jakarta untuk memperluas jaringan kemitraan internasional, menarik investasi berkualitas, dan mempercepat pembangunan kota yang modern, terhubung, serta berkelanjutan.
Melalui kolaborasi yang semakin erat dengan Singapura, Jakarta berharap dapat mempercepat transformasi menuju kota global yang kompetitif, inovatif, dan mampu memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warganya menjelang perayaan 500 tahun Jakarta pada 2027.
Pramono bertemu dengan dua Menteri Singapura (Pemprov DKI)