Pemprov DKI Kian Serius Wujudkan Visi Jakarta Kota Sinema

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Jun 2026, 16:58
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pemprov DKI Perkuat Kolaborasi dengan Netflix Pemprov DKI Perkuat Kolaborasi dengan Netflix (Pemprov DKI)

Ntvnews.id

, JakartaPemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tampaknya kian serius mewujudkan visi Jakarta sebagai Kota Sinema dengan memperkuat kerja sama strategis bersama Netflix, platform streaming film dan serial terbesar di dunia.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri kreatif, menciptakan lapangan kerja, serta mengangkat Jakarta sebagai pusat produksi film internasional di Asia Tenggara. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjadikan sektor perfilman sebagai salah satu motor penggerak ekonomi kreatif di ibu kota.

Keseriusan Jakarta dalam mengembangkan industri kreatif mendapat perhatian internasional. Dalam ajang Asia Pacific Video Operators Summit (APOS) 2026 yang digelar di Nusa Dua, Bali, Jakarta menjadi satu-satunya kota yang diundang untuk berdiskusi langsung dengan para pemimpin industri hiburan dan teknologi global.

Momentum ini dimanfaatkan untuk memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Netflix yang terus mencatat pertumbuhan signifikan di kawasan Asia Pasifik dan Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Netflix memaparkan perkembangan bisnis mereka selama satu dekade terakhir di Asia Pasifik. Menurut perusahaan tersebut, konten lokal berkualitas dan tingginya minat penonton menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan platform streaming tersebut.

Director of Public Policy Netflix Asia Pacific, Ruben Hattari, menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam menghasilkan karya yang mampu bersaing di pasar global. Beberapa produksi Indonesia yang tayang di Netflix berhasil menarik perhatian penonton internasional dan menjadi bukti bahwa industri kreatif nasional memiliki daya saing yang kuat.

"Setelah 10 tahun berjalan, kami semakin yakin bahwa kekuatan konten lokal memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan bisnis Netflix. Di Indonesia, misalnya, ada Gadis Kretek hingga Abadi Nan Jaya yang sukses secara global melalui Netflix. Ke depan, kami berharap dapat menjalin lebih banyak kerja sama dengan Jakarta, tidak hanya dalam produksi, tetapi juga pengembangan talenta di bidang perfilman," ujar Ruben.

Selain produksi film, Netflix juga membuka peluang kerja sama dalam pengembangan talenta perfilman dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kreatif. Diskusi berlanjut bersama jajaran petinggi Netflix Asia Pacific yang membahas peluang peningkatan jumlah produksi film dan serial di Jakarta.

Rano Karno Hadiri APOS 2026 di Bali <b>(Pemprov DKI)</b> Rano Karno Hadiri APOS 2026 di Bali (Pemprov DKI)

Keberhasilan produksi film orisinal Netflix berjudul Tygo: Extraction pada awal 2026 menjadi salah satu alasan meningkatnya minat perusahaan tersebut terhadap Jakarta sebagai lokasi syuting.

Vice President Netflix Asia Pacific, Andrew Ure, mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemprov DKI Jakarta selama proses produksi berlangsung. Menurutnya, Jakarta memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu destinasi syuting terbaik di kawasan Asia Tenggara.

"Kami sangat senang dapat bertemu dengan Bapak Wakil Gubernur Rano Karno dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan selama produksi Tygo: Extraction. Kami terkesan dengan visi Jakarta sebagai Kota Sinema. Kami percaya Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu lokasi syuting terbaik di Asia Tenggara," kata Andrew.

Netflix juga menilai kemudahan koordinasi dan dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting yang membuat proses produksi berjalan lancar.

Senior Director Production Netflix, Sung Q. Lee, mengungkapkan pengalaman positif tim produksinya selama menjalani proses syuting di kawasan Kota Tua Jakarta selama kurang lebih 50 hari.

"Kami sangat terkejut dan terkesan karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dukungan penuh selama produksi Tygo: Extraction. Sebagai tim produksi dari luar negeri, kami tidak selalu mengetahui pihak yang harus dihubungi. Namun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membantu seluruh proses syuting berjalan lancar selama sekitar 50 hari di kawasan Kota Tua. Itu pengalaman yang luar biasa," paparnya.

Dukungan tersebut dinilai memberikan kenyamanan bagi kru internasional dalam menjalankan produksi berskala besar di Indonesia.

Kerja sama antara Netflix dan Pemprov DKI Jakarta tidak hanya berfokus pada investasi industri film. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan talenta lokal, serta promosi destinasi wisata Jakarta ke pasar internasional.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan apresiasinya kepada Netflix atas kepercayaan yang diberikan kepada Jakarta sebagai lokasi produksi internasional.

Menurutnya, pengembangan industri film bukan sekadar ambisi, melainkan bagian dari visi besar untuk memperkuat ekonomi kreatif dan menciptakan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Jakarta.

"Saya sangat berterima kasih kepada Netflix. Ini bukan sekadar ambisi, melainkan visi besar agar industri film dan sektor ekonomi kreatif lainnya dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap mendukung kerja sama jangka panjang, tidak hanya dalam produksi, tetapi juga pengembangan industri perfilman. Kami mengundang Netflix untuk berpartisipasi dalam Jakarta Film Summit 2026 yang akan diselenggarakan pada Oktober mendatang," urai Wagub Rano.

Pemprov DKI Jakarta juga mengundang Netflix untuk berpartisipasi dalam Jakarta Film Summit 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

Ke depan, sedikitnya tiga film dan serial Netflix direncanakan akan menjalani proses produksi di Jakarta. Selain itu, kedua pihak juga tengah menyiapkan berbagai program pengembangan sumber daya manusia di bidang perfilman guna memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.

Dengan semakin banyaknya produksi internasional yang memilih Jakarta sebagai lokasi syuting, peluang bagi sineas lokal, pelaku ekonomi kreatif, hingga sektor pendukung seperti kuliner, fesyen, dan pariwisata diprediksi akan semakin besar.

x|close