Lagi Jogging, Pria Tiba-tiba Meninggal di Pantai Segara Wilis

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Jun 2026, 07:01
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi garis polisi dalam peristiwa penembakan gereja di Michigan, Amerika Serikat (AS). Ilustrasi garis polisi dalam peristiwa penembakan gereja di Michigan, Amerika Serikat (AS). (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Pria ditemukan meninggal dunia saat tengah jogging di di kawasan Pantai Segara Wilis, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (21/6/2026) sore. Diduga pria yang diketahui bernama I Putu Fran Gunarta, mengalami gangguan kesehatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban datang ke Pantai Segara Wilis bersama istri dan anaknya. Sekitar pukul 16.45 WITA, saat sedang jogging di atas hamparan pasir pantai, korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri. Melihat kejadian itu, sang istri langsung meminta bantuan kepada warga yang berada di sekitar lokasi.

Warga bersama-sama berupaya memberikan pertolongan dan menghubungi aparat terkait. Namun saat dilakukan pemeriksaan awal, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Kepala Desa Pering, Taufan Meyanto, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban merupakan warga Desa Keramas yang sedang berolahraga di kawasan Pantai Segara Wilis.

“Korban sedang berolahraga kemudian terjatuh dan tidak sadarkan diri. Korban merupakan warga Banjar Palak, Desa Keramas,” ujarnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by NusaBali.com (@nusabali_com)

Sekitar pukul 17.00 WITA, personel Polsek Blahbatuh tiba di lokasi untuk penanganan. Petugas kemudian mengamankan lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan BPBD, tenaga medis, dan unsur terkait lainnya. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Sanjiwani Gianyar untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, mengatakan telah melakukan penanganan sesuai prosedur dan mengedepankan langkah kemanusiaan. “Polri hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam penanganan peristiwa yang membutuhkan kehadiran dan kepedulian bersama. Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban,” ujarnya.

Berdasarkan informasi dari petugas jaga ruang jenazah RSUD Sanjiwani Gianyar, tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan pada tubuh korban. Keluarga korban juga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan visum maupun autopsi.

Baca Juga: Anak 6 Tahun Ditemukan Tewas di Kolam Renang Bantul

Informasi diunggah akun Nusa Bali.

x|close