Viral Pengakuan Mahasiswa UBK Usai Bertemu Gibran, Akui Terima Uang Rp2 Juta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Jun 2026, 08:46
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Perwakilan Mahasiswa BEM UBK yang Bertemu Gibran Perwakilan Mahasiswa BEM UBK yang Bertemu Gibran (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) menjadi perbincangan luas di media sosial setelah beredarnya sejumlah video yang memunculkan dugaan adanya penerimaan uang oleh mahasiswa yang sebelumnya menghadiri pertemuan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Isu tersebut mencuat setelah cuplikan video beredar di berbagai platform media sosial. Salah satu unggahan yang ramai diperbincangkan muncul di Threads melalui akun @arisaaori. Dalam video tersebut, sejumlah mahasiswa tampak dikerumuni dan mendapat pertanyaan dari ratusan mahasiswa lainnya terkait dugaan penerimaan uang.

Dalam salah satu rekaman yang beredar, seorang mahasiswa yang diduga merupakan perwakilan BEM UBK mengaku menerima uang sebesar Rp2 juta.

"Saya menerima Rp2 juta. Wakil Ketua BEM FH (UBK) sepengetahuan saya menerima. Kalau nominalnya, saya kurang tahu," katanya.

Baca Juga: VIDEO: Pemotor Tewas Terlindas Truk Muatan Bahan Bangunan di Garut

Pernyataan tersebut semakin memicu perhatian publik karena turut menyeret nama Wakil Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno, Rafly Maulana Akbar. Namun, mahasiswa yang memberikan pengakuan itu mengaku tidak mengetahui jumlah uang yang diterima Rafly.

Video lain yang turut beredar memperlihatkan seorang mahasiswa berbeda yang juga mengaku menerima uang. Dalam pengakuannya, mahasiswa tersebut menyebut nominal yang diterimanya mencapai Rp2,5 juta.

Sorotan terhadap kasus ini semakin menguat setelah muncul video lain yang memperlihatkan Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno, Muhamad Abdi Maludin, berbicara di hadapan ratusan mahasiswa serta seorang pria yang diduga dosen UBK.

Dalam video tersebut, Abdi menyampaikan permintaan maaf terkait dugaan penerimaan uang yang melibatkan dirinya dan sejumlah perwakilan mahasiswa lainnya.

"Saya ngaku salah dan mohon maaf pada kalian semua," katanya.

Baca Juga: Alasan Keir Starmer Mundur dari Jabatan PM Inggris

Hingga kini, belum diketahui pihak yang diduga memberikan uang kepada para perwakilan mahasiswa tersebut.

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa memang diketahui sempat bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat aksi demonstrasi yang berlangsung pada Senin (15/6/2026). Pertemuan itu digelar di Istana Wakil Presiden, Jakarta.

Sebanyak 15 mahasiswa hadir sebagai delegasi dalam audiensi tersebut. Selain berasal dari Universitas Bung Karno, peserta pertemuan juga berasal dari Universitas MH Thamrin dan Universitas Terbuka.

Muhamad Abdi Maludin diketahui menjadi salah satu mahasiswa yang menghadiri audiensi tersebut. Ia datang bersama rombongan delegasi mahasiswa lain yang berjumlah 15 orang.

Viralnya sejumlah video pengakuan mahasiswa terkait penerimaan uang setelah pertemuan tersebut kini terus menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.

x|close