Ntvnews.id, Jakarta - Kasus dugaan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29) oleh pacarnya, Taufik Hidayat (TH), menyisakan sejumlah cerita dari lingkungan tempat keduanya tinggal. Selama sekitar tiga bulan terakhir, pasangan tersebut diketahui menempati sebuah kamar indekos di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Lokasi indekos itu berada di sebuah gang yang berjarak sekitar 50 meter dari jalan raya. Bangunan kos dua lantai tersebut berdiri di depan area persawahan dan dikelilingi sejumlah rumah warga. YTR dan Taufik menempati salah satu kamar di lantai bawah.
Penjaga kos, Resa Rohendi, mengaku pertama kali menerima kedatangan keduanya pada 9 Maret 2026. Saat itu, mereka datang dengan maksud menyewa kamar untuk ditempati bersama.
Menurut Resa, sejak awal dirinya telah meminta bukti pernikahan kepada pasangan tersebut. Namun permintaan itu tidak pernah dipenuhi hingga beberapa waktu kemudian.
"Dari awal saya sudah minta surat nikah. Tapi enggak dikasih terus dan pas sudah sebulan, saya minta surat nikah lagi ke terduga pelaku. Pelaku malah ngajak berantem ke saya," ujar Resa saat ditemui di lokasi.
Baca Juga: Kata Pemprov DKI Soal Dedi Mulyadi Kirim Karangan Bunga Hitam-Putih saat HUT Jakarta
Setelah proses pembayaran selesai, YTR langsung masuk ke kamar dengan dipapah oleh Taufik. Sejak saat itu keduanya tinggal di indekos tersebut selama kurang lebih tiga bulan.
Resa juga mengungkap pengalamannya ketika diminta membantu mengantar korban ke rumah sakit. Saat itu, ia diminta masuk ke dalam mobil taksi online, sementara Taufik mengikuti perjalanan menggunakan sepeda motor.
"Jadi dari sini ke rumah sakit Ujungberung dulu. Terus pas di IGD juga saya sudah ada kejanggalan. Soalnya saya disuruh pelaku itu ngaku saudaranya," katanya.
Di tengah perjalanan hingga tiba di rumah sakit, Resa mengaku sempat menanyakan kondisi YTR kepada Taufik. Menurutnya, pelaku memberikan keterangan bahwa korban mengalami kecelakaan di kamar mandi.
"Ini awalnya bilang jatuh dari kamar mandi, abis itu karena dari Ujungberung enggak bisa nanganin, ini dirujuk ke RSHS," jelasnya.
Selama berada dalam kendaraan, Resa mengaku tidak sempat berbincang langsung dengan korban. Kondisi YTR saat itu tertutup kerudung dan mengenakan masker sehingga wajahnya tidak terlihat jelas.
"Saya duduk di depan untuk matanya juga enggak kelihatan, karena pakai kerudung mukanya ketutupan. Terus kalau diajak ngobrol juga hanya ngangguk-ngangguk aja," ucapnya.
Terduga Pelaku Penyekapan di Bandung Taufik Hidayat (Instagram)