Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, mengenang mendiang ayahnya, Sulaiman Said, sebagai sosok sederhana yang memiliki keberanian besar untuk merantau, mudah bergaul, serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalani kehidupan.
"Setelah lulus sarjana, beliau waktu di Palembang ditugaskan untuk bekerja di Departemen Agama di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Tidak ada kenalan, apalagi saudara, tetapi beliau berani merantau," kata Qodari kepada media di Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.
Menurut Qodari, keputusan sang ayah untuk menetap dan bekerja di daerah yang sama sekali asing baginya bukan hanya didorong oleh tuntutan pekerjaan. Pengalaman tersebut justru menjadi titik awal bagi almarhum untuk belajar hidup berdampingan dengan masyarakat dari berbagai latar belakang suku dan agama.
Dari perjalanan hidup itu, Sulaiman Said menemukan makna persaudaraan yang sesungguhnya, sebuah nilai yang kemudian menjadi warisan penting bagi keluarganya.
Kisah keberanian tersebut turut memberikan inspirasi bagi Qodari. Saat masih menempuh pendidikan di Lampung, ia memilih mengikuti jejak ayahnya dengan meninggalkan kampung halaman untuk melanjutkan studi di Universitas Indonesia. Setelah itu, ia juga melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di luar negeri.
Baca Juga: Qodari: Presiden Ingin Himbara Menjadi Perbankan Patriotik, Perluas Pembiayaan untuk UMKM
Selain dikenal berani mengambil langkah besar dalam hidup, Sulaiman Said juga dikenang sebagai pribadi yang ramah dan mudah menjalin hubungan dengan banyak orang. Di mana pun berada, ia selalu mampu membangun pertemanan yang luas.
"Beliau suka bergaul, suka berteman, temannya banyak. Di mana pun beliau berada, pasti kenal banyak orang. Dan rasa-rasanya itu juga menurun pada saya," kata Qodari.
Karakter tersebut, menurutnya, turut membentuk kepribadiannya hingga aktif dalam berbagai organisasi sejak masa sekolah sampai kuliah. Jaringan pergaulan yang luas itu juga terlihat dari banyaknya pihak yang menyampaikan belasungkawa setelah kabar wafatnya Sulaiman Said tersebar.
Ucapan duka cita juga datang dari Maruarar Sirait. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Maruarar menyampaikan belasungkawa atas kepergian ayah sahabatnya tersebut serta mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
Bagi keluarga, wafatnya Sulaiman Said meninggalkan kesedihan yang mendalam sekaligus rasa bangga. Qodari menilai ayahnya telah meninggalkan warisan yang jauh lebih berharga daripada materi, yakni karakter, keberanian, integritas, serta kemampuan membangun hubungan antarmanusia tanpa memandang perbedaan suku maupun agama.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari.