Ntvnews.id
Fokus utama pembangunan diarahkan pada peningkatan konektivitas transportasi, penyediaan air bersih, hingga penataan ruang publik demi menciptakan kota yang semakin nyaman bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono usai menghadiri malam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Sabtu, 27 Juni 2026 malam.
Baca Juga: Puncak HUT Jakarta, Warga Padati Kawasan Bundaran HI
Ia menyampaikan bahwa seluruh program pembangunan Jakarta ke depan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur, tetapi juga dari kenyamanan yang dirasakan warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
"Yang paling utama kalau ditanya apa yang dipersiapkan untuk Jakarta itu membuat orang menjadi hidupnya lebih nyaman, lebih mudah, tersambung, terhubung. Jadi konektivitas menjadi hal yang penting. Penyediaan air bersih kemarin kita juga ada acara Water Hero, itu juga penting," katanya.
Ia menambahkan, jika harus merangkum visi pembangunan Jakarta dalam satu kalimat, maka jawabannya adalah menghadirkan kota yang semakin nyaman bagi seluruh warganya.
Sebagai bagian dari penguatan transportasi publik, Pramono memastikan jalur LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan Velodrome dengan Manggarai ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus mendatang.
Setelah proyek tersebut rampung, Pemprov DKI akan melanjutkan pembangunan jalur LRT dari Manggarai menuju Dukuh Atas guna memperluas jaringan transportasi massal yang terintegrasi.
Baca Juga: Pramono: Mood Hilang Gegara Persija Tak Kunjung Juara, Tapi Kini Ada Shin Tae-yong
Selain transportasi, Pemprov DKI juga terus mempercantik ruang publik melalui revitalisasi kawasan Semanggi dan pembangunan infrastruktur ramah pejalan kaki.
Pramono menargetkan dua sisi Taman Semanggi selesai pada akhir tahun 2026, sedangkan dua sisi lainnya selesai sebagai kado HUT Jakarta. Di saat yang sama, pembangunan Pedestrian Deck juga terus berjalan untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki di pusat kota.
"Sedangkan yang pedestrian deck kan sudah kita mulai. Minggu-minggu ini juga teman-teman pasti akan melihat mulai warna dari Taman Semanggi berubah. Saya menargetkan kan Taman Semanggi ada empat sisi, dua sisi harus selesai di akhir tahun ini, dua sisi selesai kado sampai dengan 22 Juni," terangnya.
Salah satu proyek yang tengah dikerjakan adalah pembangunan jalur bawah tanah yang menghubungkan kawasan Hotel Pullman, Grand Hyatt, Hotel Indonesia Kempinski, hingga Mandarin Oriental dengan Stasiun MRT Bundaran HI.
Awalnya proyek tersebut ditargetkan selesai pada awal 2027. Namun, Pramono mengungkapkan pembangunan itu kini diproyeksikan menjadi salah satu hadiah spesial bagi perayaan 500 tahun Jakarta. Menurutnya, seluruh proyek strategis di kawasan Semanggi dan Bundaran HI ditargetkan selesai bersamaan dengan momentum lima abad ibu kota.
Di sektor kesehatan, Pemprov DKI mulai mencanangkan pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras Internasional sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Pramono langtas mengatakan bahwa dirinya bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, terus membagi tugas untuk memastikan seluruh program prioritas dapat berjalan sesuai target.
"Sehingga dengan demikian mudah-mudahan wajah Jakarta menjadi lebih menarik, lebih nyaman, lebih aman," ungkapnya.
Pramono Anung (Pemprov DKI)