Serangan Israel Hancurkan Situs Bersejarah di Lebanon

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jun 2026, 05:40
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Tim penyelamat bekerja di reruntuhan gedung pemukiman setelah serangan Israel kawasan Tyre, Lebanon selatan, Selasa ,2 Juni 2026 Tim penyelamat bekerja di reruntuhan gedung pemukiman setelah serangan Israel kawasan Tyre, Lebanon selatan, Selasa ,2 Juni 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Beirut - Serangan udara dan operasi darat Israel yang berlangsung hampir empat bulan dilaporkan telah menyebabkan kerusakan hingga kehancuran pada sejumlah situs warisan budaya penting di wilayah selatan Lebanon.

Dilansir dari Al Jazeera, Selasa, 30 Juni 2026, Menteri Kebudayaan Lebanon, Ghassan Salame, menyatakan bahwa tingkat kerusakan secara keseluruhan masih belum dapat dipastikan.

Hal itu disebabkan sebagian wilayah yang terdampak masih berada di bawah pendudukan militer Israel, meskipun gencatan senjata telah berlangsung selama sepekan.

Menurut Salame, pasukan Israel masih menguasai area dengan kedalaman sekitar 10 kilometer dari perbatasan Lebanon. Kondisi tersebut membuat otoritas Lebanon belum dapat memasuki kawasan tersebut untuk melakukan pendataan dan evaluasi kerusakan situs-situs bersejarah.

"Kami tidak bisa bekerja di bawah bayang-bayang pendudukan. Ada desa-desa yang telah diratakan sepenuhnya," kata Salame mengutip Al Jazzera.

Wilayah yang masih berada dalam penguasaan Israel itu mencakup Kastel Beaufort, benteng peninggalan abad pertengahan yang dikenal sebagai salah satu simbol sejarah penting di Lebanon selatan. Selain itu, kawasan tersebut juga meliputi sejumlah desa tua yang telah dihuni selama berabad-abad oleh komunitas Kristen, Muslim Syiah, dan Muslim Sunni, beserta rumah-rumah ibadah mereka.

Baca Juga: Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Serang 2 Kota di Tengah Gencatan Senjata

Kerusakan akibat konflik tidak hanya terjadi di daerah yang masih diduduki. Beberapa kota kuno seperti Tyre dan Nabatieh, yang berada di luar zona pendudukan, juga dilaporkan menjadi target serangan udara Israel.

Salame mengungkapkan bahwa pengeboman intensif juga terjadi di Kota Tebnin, memunculkan kekhawatiran terhadap kondisi benteng bersejarah peninggalan era Perang Salib yang berada di wilayah tersebut.

Ia menegaskan bahwa definisi warisan budaya tidak terbatas pada peninggalan peradaban Romawi dan Fenisia semata, tetapi juga mencakup bangunan-bangunan bersejarah, situs arkeologi, hingga bangunan yang memiliki nilai dan fungsi budaya bagi masyarakat setempat.

"Warisan budaya bukan hanya peninggalan Romawi dan Fenisia. Warisan juga mencakup bangunan bersejarah, situs arkeologi, dan bangunan yang memiliki fungsi budaya," ujar Salame.

Pemerintah Lebanon kini menghadapi tantangan besar untuk mendokumentasikan kerusakan warisan budaya di wilayah selatan, sementara akses terhadap sejumlah kawasan terdampak masih belum memungkinkan akibat situasi keamanan yang belum sepenuhnya pulih.

TERKINI

Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 hingga 2027

Luar Negeri Selasa, 30 Jun 2026 | 06:30 WIB

Serangan Israel Hancurkan Situs Bersejarah di Lebanon

Luar Negeri Selasa, 30 Jun 2026 | 05:40 WIB

Pakistan Kembali Gempur Afghanistan

Luar Negeri Selasa, 30 Jun 2026 | 05:30 WIB

Biden Serang Trump Habis-habisan, Sebut Hal 'Mengerikan' Ini

Luar Negeri Selasa, 30 Jun 2026 | 05:30 WIB

Iran dan Oman Gelar Pertemuan, Bahas Apa?

Luar Negeri Selasa, 30 Jun 2026 | 05:00 WIB

Penembakan Dekat Area Nonton Bareng Piala Dunia Tewaskan 1 Orang

Luar Negeri Selasa, 30 Jun 2026 | 04:30 WIB

Gudang di Cakung Barat Kebakaran Hebat

Metro Selasa, 30 Jun 2026 | 04:05 WIB
Load More
x|close