Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa pertemuan terbaru antara delegasi Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Qatar berjalan secara konstruktif dan menghasilkan perkembangan yang positif.
Dilansir AFP, Kamis, 2 Juli 2026, Trump bahkan menyatakan bahwa hubungan antara Washington dan Teheran saat ini menunjukkan kemajuan yang baik. Menurutnya, proses pelucutan program nuklir Iran, yang menjadi salah satu agenda utama pemerintah AS, juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
"Proses denuklirisasi (pelucutan nuklir) Iran berjalan dengan baik," kata Trump kepada wartawan pada Rabu, 1 Juli 2026.
"Mereka (delegasi AS-Iran) mengadakan pertemuan yang sangat baik, dan kita lihat saja nanti hasilnya," paparnya menambahkan seperti dikutip Reuters.
Amerika Serikat dan Iran diketahui menggelar pembicaraan teknis di Doha, Qatar, pada Rabu, sebagai bagian dari upaya mencari kesepakatan terkait keamanan dan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz.
Selain membahas persoalan pelayaran, pertemuan tersebut juga ditujukan untuk mengupayakan tercapainya gencatan senjata permanen, di tengah meningkatnya kembali ketegangan antara kedua negara akibat konflik yang berkaitan dengan Selat Hormuz.
Baca Juga: Trump Klaim Iran Setuju Denuklirisasi, Iran Bilang Hal Ini
Informasi mengenai perundingan itu disampaikan oleh seorang sumber yang mengetahui secara langsung jalannya pembicaraan serta seorang pejabat Iran.
Menurut sumber tersebut, menantu Presiden Trump, Jared Kushner, bersama utusan khusus Amerika Serikat Steve Witkoff, melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Qatar untuk membangun landasan bagi proses negosiasi lebih lanjut.
Qatar dan Pakistan diketahui berperan sebagai mediator dalam perundingan antara Amerika Serikat dan Iran.
Meski demikian, kedua negara dilaporkan tidak melakukan pertemuan langsung dalam pembicaraan teknis tersebut.
"Kami menjalin hubungan yang sangat baik," ujar Trump, seraya menambahkan bahwa Iran telah "membuat banyak kemajuan."
"Saya rasa mereka baik-baik saja," tambahnya.
Pernyataan Trump tersebut muncul di tengah upaya diplomatik yang terus dilakukan untuk meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait keamanan jalur pelayaran internasional dan isu program nuklir Iran.
Arsip foto - Presiden AS Donald Trump. /ANTARA/Anadolu/pri. (Antara)