Ledakan Hantam Pabrik Jamu di Semarang, 1 Orang Tewas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Jul 2026, 14:36
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Sebuah mesin di pabrik Raw Botanical Industri, kawasan Industri Candi Tahap V Blok 21A, Kelurahan Ngaliyan, Kota Semarang, meledak saat proses produksi bahan baku jamu, Rabu 1 Juli 2026 sekitar pukul 9.45 WIB. Sebuah mesin di pabrik Raw Botanical Industri, kawasan Industri Candi Tahap V Blok 21A, Kelurahan Ngaliyan, Kota Semarang, meledak saat proses produksi bahan baku jamu, Rabu 1 Juli 2026 sekitar pukul 9.45 WIB. (radar tegal official)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah mesin di pabrik Raw Botanical Industri, kawasan Industri Candi Tahap V Blok 21A, Kelurahan Ngaliyan, Kota Semarang, meledak saat proses produksi bahan baku jamu, Rabu 1 Juli 2026 sekitar pukul 9.45 WIB.

Ledakan dahsyat itu menyebabkan atap pabrik ambrol dan menimpa para pekerja menyebabkan satu pekerja meninggal dunia dan tujuh lainnya mengalami luka-luka.

Kapolsek Ngaliyan Kompol Aliet Alphard, S.Sos., M.H mengatakan sekitar pukul 09.45 terjadi ledakan tabung sterilisasi, meledak terus terbakar.

"Akibat kejadian itu, satu korban menjnggL dunia dan tujuh mengalami luka bakar , korban sudah dievakuasi di Rumah Sakit " kata Kompol Aliet di lokasi kejadian Rabu 1 Juli 2026.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Radar Tegal (@radartegalofficial)

Informasi dan video diunggah akun Radar Tegal Official.

Baca Juga: Penyebab Ledakan Galian di Fatmawati

TERKINI

Gerhana Matahari Total Langka Bakal Gelapkan Mekkah

Luar Negeri Selasa, 14 Jul 2026 | 09:05 WIB

Hubungan Israel-Argentina Kian Erat Meski Punya Sejarah Kelam

Luar Negeri Selasa, 14 Jul 2026 | 08:40 WIB

Hari Ini DPR Gelar Rapat Paripurna

News Selasa, 14 Jul 2026 | 08:25 WIB

Malapetaka di Bar yang Tewaskan 27 Orang

Luar Negeri Selasa, 14 Jul 2026 | 08:16 WIB

Gelombang Panas Panggang AS, Suhu Tembus 43 Derajat Celsius

Luar Negeri Selasa, 14 Jul 2026 | 08:16 WIB

Jerman Danai Pembelian 50.000 Drone Tempur untuk Ukraina

Luar Negeri Selasa, 14 Jul 2026 | 08:15 WIB
Load More
x|close