Aipda Yudhi Perdana Putra Dibunuh saat Gerebek Bandar Narkoba, DPR Berduka

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Jul 2026, 13:19
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Tangkapan layar - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman saat memimpin rapat dengar pendapat umum bersama Konsorsium Pembaruan Agraria dan Polda Nusa Tenggara Timur di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 18 May 2026. Tangkapan layar - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman saat memimpin rapat dengar pendapat umum bersama Konsorsium Pembaruan Agraria dan Polda Nusa Tenggara Timur di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 18 May 2026.

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyampaikan duka cita atas gugurnya Aipda Yudhi Perdana Putra, saat menggerebek bandar narkoba di Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng). Komisi III meminta seluruh pelaku yang terlibat bandar narkoba dan bentrok di Katingan diusut tuntas.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Saya selaku Ketua Komisi III DPR RI beserta seluruh jajaran menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas gugurnya Aipda Yudhi Perdana Putra, Kanit 3 Satresnarkoba Polres Katingan, saat menjalankan tugas digerebeknya bandar narkoba di Katingan, Kalimantan Tengah," ujar Habiburokhman, Jumat, 3 Juni 2026.

Habiburokhman memandang, Aipda Yudhi gugur dalam kondisi syahid, sebab sedang mengemban tugas memberantas narkoba. Doa terbaik Habiburokhman mengiringi keluarga Aipda Yudhi yang ditinggalkan.

"Almarhum adalah Bhayangkara sejati. Insyaallah almarhum wafat dalam keadaan syahid, karena beliau gugur di medan tugas yang mulia demi menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya laten narkoba. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan oleh Allah SWT," tuturnya.

Lebih lanjut, Komisi III meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran Polda Kalteng untuk memburu dan menindak tegas para pelaku yang terlibat.

"Jangan beri ruang sedikit pun bagi bandar narkoba. Kami juga mendesak agar dua anggota polisi yang dilaporkan hilang segera ditemukan dalam kondisi selamat. Kejar pelaku sampai dapat, hukum harus ditegakkan sekeras-kerasnya," jelasnya.

Diketahui, selain satu tewas, dua anggota Polri lainnya hingga kini masih dalam pencarian, usai tim kepolisian diserang dan dikejar massa bersenjata.

Menurut Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, dua personel yang masih dinyatakan hilang ialah Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana. Hingga kini pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

x|close