A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Mendikdasmen Bahas Usulan Penyempurnaan Program MBG dengan Kepala BGN - Ntvnews.id

Mendikdasmen Bahas Usulan Penyempurnaan Program MBG dengan Kepala BGN

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Jul 2026, 23:34
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti melakukan tanya jawab dengan media usai menghadiri kegiatan Tausiah Muharam 1448 H di Masjid Baitut Tholibin Kemendikdasmen Senayan, Jakarta Pusat pada Senin, 6 Juli 2026 Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti melakukan tanya jawab dengan media usai menghadiri kegiatan Tausiah Muharam 1448 H di Masjid Baitut Tholibin Kemendikdasmen Senayan, Jakarta Pusat pada Senin, 6 Juli 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengungkapkan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menyampaikan sejumlah masukan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang sebagai bahan pembahasan untuk menyempurnakan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Abdul Mu'ti, pembahasan tersebut berlangsung saat Kepala BGN melakukan audiensi di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, pada Rabu, 1 Juli 2026.

“Kami beberapa waktu lalu sharing saja, berbagi pengalaman, kami sharing data terhadap pelaksanaan MBG selama ini dan apa yang bisa diperbaiki agar MBG tepat sasaran, bermanfaat bagi seluruh murid ke depannya,” kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti usai menghadiri kegiatan Tausiah Muharam 1448 H di Masjid Baitut Tholibin Kemendikdasmen Senayan, Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pembahasan bersama BGN dilakukan karena peserta didik menjadi kelompok penerima manfaat terbesar dalam pelaksanaan Program MBG.

Baca Juga: Kemendikdasmen Mulai Jalankan Program Sekolah Nasional Terintegrasi pada 2026

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah usulan dibahas, di antaranya upaya meningkatkan ketepatan sasaran dan efektivitas penyaluran Program MBG. Pembahasan mencakup mekanisme distribusi melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga kemungkinan memanfaatkan kantin yang berada di setiap satuan pendidikan sebagai bagian dari penyaluran program.

Selain itu, Kemendikdasmen juga mengangkat pembahasan mengenai sasaran penerima manfaat Program MBG, termasuk kemungkinan agar bantuan diberikan kepada murid yang benar-benar membutuhkan.

“Yang kedua, apakah memang harus semua murid menerima? Apakah dimungkinkan misalnya hanya murid yang betul-betul membutuhkan yang menerima,” katanya.

Tak hanya itu, diskusi juga menyinggung tantangan penyaluran Program MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang memiliki kondisi geografis berbeda dengan daerah lainnya.

Baca Juga: Kemendikdasmen Masih Susun Skema Kantin Sekolah dalam Program MBG

Meski berbagai masukan telah dibahas, Abdul Mu'ti menegaskan belum ada keputusan yang dihasilkan. Menurut dia, seluruh usulan masih berada pada tahap diskusi dan keputusan akhir berada di tangan Presiden bersama Kepala BGN.

“Jadi semuanya belum ada keputusan, masih berupa diskusi dan akhirnya nanti tentu saja Pak Presiden bersama BGN yang memutuskan,” ucap Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

(Sumber: Antara)

x|close