Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ancam Balas Serangan Terbaru AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jul 2026, 15:20
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Rudal Iran. Ilustrasi - Rudal Iran. (Antara)

Ntvnews.id, Istanbul – Penasihat militer senior bagi Pemimpin Tertinggi Iran memperingatkan bahwa Amerika Serikat beserta pihak-pihak yang mendukungnya akan menghadapi konsekuensi atas gelombang serangan terbaru yang dilancarkan Washington.

Mohsen Rezaei, penasihat senior untuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei, menyampaikan peringatan tersebut melalui unggahan di platform media sosial X pada Kamis, 9 Juli 2026.

"Musuh agresor dan kaki tangannya akan dihukum berat."

Pernyataan itu disampaikan setelah media Iran memberitakan serangkaian ledakan di sejumlah wilayah selatan negara tersebut yang terjadi menyusul serangan Amerika Serikat ke beberapa lokasi.

Baca JugaAS Kembali Serang Iran, Ledakan Guncang Sejumlah Kota

Televisi pemerintah Iran melaporkan pecahan proyektil mengenai Rumah Sakit Imam Ali di Kota Chabahar, wilayah tenggara Iran. Sementara itu, Kantor Berita Mehr menyebut serangan di Provinsi Bushehr tidak menimbulkan kerusakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr.

Di sisi lain, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi telah melancarkan serangan tambahan ke Iran. Militer AS menyatakan operasi tersebut bertujuan semakin melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

Sebelumnya, pada Rabu, 8 Juli 2026 pagi, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran sudah tidak lagi berlaku.

Baca JugaMiliter Iran Ancam Targetkan Seluruh Pangkalan AS jika Kembali Diserang

Beberapa jam setelah pernyataan tersebut, media Iran melaporkan terdengar ledakan di sejumlah kota yang berada di kawasan selatan negara itu.

(Sumber: Antara)

x|close