Gerhana Matahari Total Langka Bakal Gelapkan Mekkah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jul 2026, 09:05
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Penampakan gerhana matahari sebagian saat pengamatan menggunakan teleskop di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Solo, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Kamis 20 April 2023. Kegiatan pengamatan tersebut untuk membekali siswa ilmu dasar tentang gerhana Ilustrasi - Penampakan gerhana matahari sebagian saat pengamatan menggunakan teleskop di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Solo, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Kamis 20 April 2023. Kegiatan pengamatan tersebut untuk membekali siswa ilmu dasar tentang gerhana (Antara)

Ntvnews.id, Mekkah - Arab Saudi akan menjadi salah satu lokasi terbaik untuk menyaksikan fenomena astronomi langka berupa gerhana matahari total pada 2 Agustus 2027. Peristiwa tersebut diperkirakan akan terlihat jelas di Makkah dan Jeddah, dengan Makkah menjadi salah satu wilayah yang mengalami fase totalitas.

Dilansir dari Arabia Weather, Selasa, 14 Juli 2026, gerhana matahari total ini disebut sebagai salah satu fenomena astronomi paling istimewa yang terjadi dalam beberapa dekade terakhir.

Berdasarkan perhitungan astronomi, jalur gerhana akan melintasi sebagian besar Semenanjung Arab. Dampak total gerhana diperkirakan terjadi di wilayah barat Arab Saudi, terutama di Kota Suci Makkah.

Saat fase totalitas berlangsung, cahaya matahari di Makkah diperkirakan akan tertutup sepenuhnya atau mencapai 100 persen selama sekitar lima menit pada siang hari. Kondisi tersebut akan membuat suasana siang berubah menjadi gelap untuk sementara waktu.

Selain menghadirkan kegelapan di tengah hari, fenomena tersebut juga memungkinkan bintang dan planet tampak di langit ketika gerhana mencapai puncaknya karena bayangan bulan menutupi seluruh permukaan matahari.

Tak hanya Makkah dan Jeddah, gerhana matahari total juga dapat disaksikan di Taif, Abha, Jazan, dan Al-Bahah. Sementara wilayah Arab Saudi lainnya diperkirakan hanya mengalami gerhana matahari sebagian atau parsial.

Baca Juga: Badai Debu Terjang Jeddah dan Mekkah Selama Tiga Hari, Jemaah Haji Diminta Waspada

Di kawasan timur Arab Saudi, tingkat penutupan matahari diperkirakan mencapai lebih dari 60 persen sehingga sebagian besar wilayah kerajaan tetap dapat menikmati fenomena astronomi tersebut dengan tingkat intensitas yang berbeda-beda.

Fenomena langka ini diperkirakan akan menarik perhatian komunitas astronomi dunia serta media internasional karena karakteristiknya yang tidak biasa.

Gerhana matahari total pada 2 Agustus 2027 juga diprediksi menjadi yang terlama sepanjang abad ke-21. Berdasarkan laporan Forbes dan Egypt Independent, Kota Luxor, Mesir, akan menjadi lokasi yang mengalami durasi totalitas paling lama, yakni selama 6 menit 23 detik.

Durasi tersebut menjadikannya sebagai gerhana matahari total terlama yang dapat diamati dari daratan hingga tahun 2114. Sebagai perbandingan, sebagian besar gerhana matahari total umumnya hanya berlangsung sekitar dua hingga tiga menit.

Fenomena ini bahkan dijuluki para pemburu gerhana sebagai "gerhana abad ini".

Jalur gerhana matahari total 2027 diperkirakan akan dimulai dari Samudra Atlantik, kemudian melintasi Spanyol bagian selatan, Gibraltar, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, Arab Saudi, Yaman, hingga Somalia.

x|close