10 Daerah di Sulut Rawan Rob Akibat Super New Moon

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jul 2026, 10:06
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Wilayah pesisir sejumlah kabupaten dan kota berpeluang banjir pesisir (rob) saat Super New Moon' tanggal 14 Juli 2026. Ilustrasi pesisir pantai Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud Wilayah pesisir sejumlah kabupaten dan kota berpeluang banjir pesisir (rob) saat Super New Moon' tanggal 14 Juli 2026. Ilustrasi pesisir pantai Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud (Antara)

Ntvnews.id, Manado – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebanyak 10 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara berpotensi mengalami banjir pesisir atau rob yang dipicu fenomena Super New Moon pada Selasa, 14 Juli 2026.

Ketua Tim Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, Ricky Daniel Aror, menjelaskan potensi tersebut didasarkan pada hasil pemantauan muka air laut serta prediksi pasang surut di berbagai wilayah pesisir Indonesia.

"Berdasarkan hasil pemantauan data muka air laut dan prediksi pasang surut, potensi rob diperkirakan terjadi di 18 wilayah pesisir Indonesia, termasuk beberapa wilayah di Sulawesi Utara," kata Ricky di Manado, Senin, 13 Juli 2026.

Ia menerangkan, BMKG mendeteksi potensi banjir pesisir di sejumlah kawasan pantai Indonesia akibat fenomena Super New Moon, yakni fase bulan baru yang terjadi bersamaan dengan posisi bulan berada pada titik terdekat dengan bumi (Perigee) pada Selasa, 14 Juli 2026.

Baca Juga: Menko AHY Siapkan Strategi Baru Hadapi Banjir Rob dan Penurunan Tanah di Pantura

Fenomena tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian maksimum muka air laut sehingga memicu banjir pesisir, terutama di daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Adapun wilayah di Sulawesi Utara yang diperkirakan terdampak meliputi Kabupaten Kepulauan Sangihe pada 13–18 Juli 2026, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara pada 14–18 Juli 2026, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa Selatan, Manado Tua di Kota Manado, Kepulauan Sitaro, Kota Bitung, Kema di Kabupaten Minahasa Utara, serta Kabupaten Kepulauan Talaud pada 14–17 Juli 2026. Sementara itu, Kabupaten Minahasa Tenggara berpotensi mengalami rob pada 14–16 Juli 2026.

BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir, pelabuhan, permukiman pantai, maupun sektor perikanan dan tambak agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya genangan rob selama periode tersebut.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Jakarta, Jabar hingga Jatim

"Masyarakat juga diharapkan terus memantau informasi cuaca maritim dan peringatan dini terbaru yang dikeluarkan BMKG sebagai dasar dalam merencanakan aktivitas di wilayah pesisir," harap Ricky.

(Sumber: Antara)

x|close