Pramono Lantik 239 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemprov DKI, Guru Jadi Formasi Terbanyak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jul 2026, 19:10
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id

, JakartaGubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik dan mengambil sumpah 239 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Pelantikan yang berlangsung di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, pada Rabu, 15 Juli 2026, menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan publik dan meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN).

Dari total pejabat yang dilantik, jabatan fungsional guru mendominasi dengan jumlah 150 orang. Langkah ini menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan.

Pramono menegaskan bahwa sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial merupakan fokus utama pemerintahannya. Karena itu, ia berharap para guru yang baru dilantik mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta yang selama ini telah menunjukkan perkembangan positif.

Kata dia, guru memiliki peran strategis, bukan hanya dalam kegiatan belajar mengajar, tetapi juga dalam menyukseskan berbagai program pendidikan yang dijalankan Pemprov DKI Jakarta.

"Sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial merupakan prioritas pemerintahan yang saya pimpin. Saya berharap kualitas pendidikan di Jakarta yang selama ini sudah baik terus ditingkatkan, terutama oleh guru-guru yang baru saja dilantik," ujarnya.

Pramono menjelaskan bahwa para tenaga pendidik akan menjadi ujung tombak dalam mendukung berbagai program unggulan Pemprov DKI, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), pengembangan Sekolah Rakyat, hingga persiapan pelaksanaan LPDP Jakarta yang direncanakan mulai berjalan pada 2027.

Pramono Lantik 239 Pejabat Fungsional <b>(Pemprov DKI)</b> Pramono Lantik 239 Pejabat Fungsional (Pemprov DKI)

Program-program tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat sekaligus menjadi solusi untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Ia pun meminta seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik untuk bekerja secara profesional dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Jakarta.

"Saya sungguh berharap Saudara-saudara bekerja dengan sungguh-sungguh untuk memperbaiki, menyempurnakan, dan meninggalkan legacy bagi kemajuan Jakarta sesuai bidang tugas masing-masing," katanya.

Selain tenaga pendidik, Pemprov DKI Jakarta juga melantik pejabat fungsional dari berbagai bidang strategis sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.

Beberapa formasi yang turut dilantik meliputi; 16 analis hukum, 13 administrator Kesehatan, 13 perawat, 7 arsiparis, 6 pembina jasa konstruksi, dan 6 pengawas penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah.

Tak hanya itu, pejabat fungsional dari sektor pemadam kebakaran, ketenagakerjaan, lingkungan hidup, perhubungan, hingga teknologi informasi juga resmi mengemban tugas baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pramono menilai pengisian jabatan fungsional di berbagai sektor menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas birokrasi sekaligus mempercepat transformasi Jakarta sebagai kota global, inklusif, dan berbudaya.

Ia mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, serta semangat melayani masyarakat.

"Bekerjalah dengan sungguh-sungguh. Jagalah marwah yang diberikan kepada Saudara-saudara sekalian. Saya yakin Saudara-saudara mampu memberikan yang terbaik sehingga Jakarta sebagai kota global, kota inklusif, kota yang berbudaya, dan masih menyandang status sebagai ibu kota negara menjadi lebih baik, lebih tertata, dan lebih maju," ungkapnya.

Sebanyak 239 pejabat fungsional yang dilantik berasal dari 19 perangkat daerah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Di antaranya adalah Inspektorat, Badan Kepegawaian Daerah, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi, Satpol PP, hingga Kota Administrasi Jakarta Pusat.

x|close