Ntvnews.id
Pernyataan itu disampaikan Pramono usai melantik ratusan pejabat fungsional di Balai Kota Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026. Menurutnya, percepatan pengisian jabatan menjadi strategi penting agar tidak ada posisi strategis yang kosong di lingkungan Pemprov DKI.
Ia menegaskan bahwa pemerintahannya memilih mempercepat proses pengisian jabatan dibanding membiarkan posisi kosong dalam waktu lama. Ia menilai langkah tersebut lebih efektif untuk menjaga roda pemerintahan tetap berjalan.
"Pengisian jabatan itu segera kami lakukan agar tidak ada kekosongan, karena saya menganut prinsip lebih baik segera diisi, kalau salah dilakukan revisi," katanya.
Menurutnya, setiap perangkat daerah membutuhkan struktur organisasi yang lengkap agar mampu menjalankan tugas, fungsi, dan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.
Pramono juga menjelaskan bahwa percepatan pengisian jabatan bertujuan memperkuat efektivitas birokrasi di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Dengan seluruh posisi penting terisi, koordinasi pemerintahan diharapkan menjadi lebih cepat dan pelayanan publik semakin berkualitas.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta yang dinilai berhasil mempercepat proses pengisian jabatan sehingga kebutuhan organisasi dapat segera dipenuhi.
Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)
"Saya secara khusus menyampaikan terima kasih karena telah bekerja keras untuk hampir semua jabatan terisi dengan penuh," ungkapnya.
Meski hampir seluruh jabatan telah terisi, Pramono menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja aparatur sipil negara (ASN) tetap akan dilakukan secara berkala. Menurutnya, percepatan pengisian jabatan tidak menghilangkan mekanisme pembinaan maupun penilaian kinerja.
Ia berharap seluruh pejabat yang telah dipercaya mengemban jabatan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jakarta.
"Menitipkan beberapa pesan yang sederhana. Satu, bekerja dengan sungguh-sungguh. Yang kedua, jagalah amanah yang diberikan. Yang ketiga, karena saya yakin bahwa saudara-saudara bisa memberikan yang terbaik," katanya.
Dalam hal ini, Pramono melantik dan mengambil sumpah 239 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Dari total pejabat yang dilantik, jabatan fungsional guru mendominasi dengan jumlah 150 orang. Langkah ini menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan.
Pramono menegaskan bahwa sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial merupakan fokus utama pemerintahannya. Oleh karena itu, ia berharap para guru yang baru dilantik mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta yang selama ini telah menunjukkan perkembangan positif.
Kata dia, guru memiliki peran strategis, bukan hanya dalam kegiatan belajar mengajar, tetapi juga dalam menyukseskan berbagai program pendidikan yang dijalankan Pemprov DKI Jakarta.
“Sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial merupakan prioritas pemerintahan yang saya pimpin. Saya berharap kualitas pendidikan di Jakarta yang selama ini sudah baik terus ditingkatkan, terutama oleh guru-guru yang baru saja dilantik,” ujarnya.
Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)