Andy Burnham Resmi Gantikan Keir Starmer sebagai Perdana Menteri Inggris

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Jul 2026, 07:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Andy Burnham Andy Burnham (Istimewa)

Ntvnews.id, London - Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri (PM) Inggris yang baru pada Senin, 20 Juli 2026, menggantikan Keir Starmer yang mengundurkan diri dari jabatannya. Burnham menjadi perdana menteri keenam yang menempati Downing Street sejak 2016.

Mengawali masa kepemimpinannya, Burnham langsung dihadapkan pada berbagai tantangan besar yang membutuhkan penanganan cepat, di tengah ekspektasi publik untuk menghadirkan perubahan.

Dilansir dari AFP, Selasa, 21 Juli 2026, Burnham mengambil alih pemerintahan setelah Starmer memutuskan mundur usai memimpin Inggris selama dua tahun.

Starmer mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Ketua Partai Buruh sekaligus Perdana Menteri pada akhir Juni lalu. Keputusan itu diambil setelah kepemimpinannya diterpa berbagai skandal, kesalahan kebijakan, serta perubahan arah politik yang memicu penurunan kepercayaan publik. Meski berhasil membawa Partai Buruh meraih kemenangan telak dalam Pemilu 2024 dan mengakhiri 14 tahun pemerintahan Partai Konservatif, tingkat popularitas Starmer terus menurun.

Prosesi pergantian kepemimpinan diawali dengan kunjungan Starmer ke Istana Buckingham untuk menyampaikan pengunduran dirinya secara resmi kepada Raja Charles III. Setelah itu, ia menyampaikan pidato perpisahan singkat di depan Downing Street Nomor 10.

Baca Juga: Drama 10 Gol! Inggris Tundukkan Prancis 6-4 dan Finis Ketiga di Piala Dunia 2026

Selanjutnya, Burnham menghadap Raja Charles III di Istana Buckingham untuk menerima mandat membentuk pemerintahan baru. Setelah resmi dilantik, ia dijadwalkan menyampaikan pidato perdana sebagai Perdana Menteri di depan Downing Street Nomor 10.

Burnham menyebut pidato pertamanya akan menjadi momen "refleksi dan tekad".

Dalam wawancara dengan surat kabar The Times yang diterbitkan pada Minggu, 19 Juli 2026, Burnham menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan sekaligus mengakhiri satu dekade gejolak politik di Inggris.

"Apa yang selama ini kita lakukan tidak membuahkan hasil. Begitulah pandangan saya," ujarnya.

"Saya akan mencoba melakukan berbagai hal dengan cara yang berbeda," cetus Burnham dalam wawancara tersebut.

Menurut timnya, Burnham akan menggunakan pidato perdananya untuk menegaskan pentingnya menciptakan stabilitas politik serta memaparkan berbagai prioritas pemerintah dalam upaya memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan. Ia juga akan menyoroti langkah-langkah untuk memberikan ruang bernapas bagi masyarakat Inggris yang masih menghadapi tekanan akibat krisis biaya hidup.

x|close