Prabowo Minta Tata Kelola Vape Diperketat, Siap Larang Total jika Disalahgunakan untuk Narkoba

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Jul 2026, 05:42
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto di Panen Raya Prabowo Subianto di Panen Raya (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemerintah untuk memperketat pengaturan tata kelola rokok elektronik atau vape sebagai langkah mencegah penyalahgunaannya sebagai sarana peredaran narkotika.

Arahan tersebut disampaikan melalui amanat yang dibacakan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Lido, Bogor, Kamis, 23 Juli 2026.

"Hari ini saya instruksikan kepada Kepala BNN, Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan POM, serta Direktur Jenderal Bea Cukai untuk segera duduk bersama dalam waktu singkat, rumuskan dan atur kembali secara ketat tata kelola niaga rokok elektronik di Indonesia," kata Prabowo dalam sambutan yang dibacakan Djamari.

Prabowo juga memerintahkan agar pengawasan dilakukan secara berlapis terhadap jalur impor dan distribusi vape. Menurutnya, pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah tegas berupa pelarangan total apabila hasil kajian menunjukkan produk tersebut lebih banyak menimbulkan risiko dan terus dimanfaatkan sebagai pintu masuk narkotika jenis baru.

"Lakukan pengawasan berlapis pada jalur impor dan distribusinya. Jika hasil kajian bersama menunjukkan komoditas ini lebih banyak risikonya dan terus dijadikan pintu masuk narkotika jenis baru, saya perintahkan untuk tidak ragu-ragu menerapkan pelarangan total vape di Indonesia," sebutnya.

Baca Juga: Cak Imin Pastikan Prabowo Hadiri dan Berpidato di Puncak Harlah PKB Ke-28

Dalam amanatnya, Prabowo menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pemerintah. Ia juga mengingatkan bahwa upaya pemberantasan narkotika tidak akan berhasil tanpa dukungan dan kerja sama seluruh elemen bangsa.

"Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi di negara ini. Salus populi suprema lex esto. Bapak dan Ibu peserta seluruh hadirin yang saya hormati, keberhasilan penanggulangan narkotika ini tidak akan tercapai tanpa adanya sinergi seluruh pihak," ujarnya.

Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini berkontribusi dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, tokoh agama, tokoh adat, hingga masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam pencegahan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat.

"Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pemangku kepentingan, baik kementerian dan lembaga di tingkat pusat, para kepala daerah di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, pihak swasta, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah bergerak bersama dalam upaya pencegahan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

x|close