Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026 di AS Tagih Kejelasan Dana Hibah yang Dijanjikan FIFA

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Agu 2026, 05:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Trofi FIFA Piala Dunia 2026 Ilustrasi - Trofi FIFA Piala Dunia 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Sejumlah kota yang menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat (AS) meminta kepastian terkait dana hibah masing-masing sebesar USD1 juta yang sebelumnya dijanjikan FIFA menjelang pelaksanaan turnamen.

Dilansir dari Anadolu, Kamis, 6 Agustus 2026, komitmen pendanaan tersebut disampaikan Presiden FIFA Gianni Infantino menjelang bergulirnya Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Dalam kesempatan itu, FIFA menjanjikan setiap dari 11 kota tuan rumah di AS akan memperoleh dana sebesar USD1 juta.

Kala itu, Infantino menyampaikan bahwa dana tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan lapangan sepak bola mini serta mendukung berbagai program sosial.

Meski demikian, hingga saat ini dana yang dijanjikan belum juga dicairkan. Situasi tersebut membuat sejumlah kota tuan rumah meminta penjelasan terbaru kepada staf FIFA mengenai perkembangan proses pencairannya.

FIFA sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait realisasi pembayaran tersebut. Namun, berdasarkan sejumlah laporan media, kota-kota penyelenggara disebut telah beberapa kali memperoleh kepastian bahwa kontribusi senilai USD1 juta itu tetap akan disalurkan.

Baca Juga: UEFA Ancam Boikot Piala Dunia 2030 Jika FIFA Jual Saham Turnamen ke Investor Swasta

Adapun 11 kota di Amerika Serikat yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 meliputi Seattle, San Francisco Bay Area, Los Angeles, Dallas, Houston, Kansas City, Atlanta, Philadelphia, New York/New Jersey, Miami, dan Boston.

Di sisi lain, sebagian besar pemasukan FIFA dari penyelenggaraan turnamen berasal dari penjualan tiket, hak siar, sponsor, konsesi komersial, hingga parkir. Sementara itu, beban pembiayaan penyelenggaraan justru banyak ditanggung oleh kota-kota tuan rumah, mulai dari operasional stadion, penyelenggaraan festival suporter, transportasi, hingga layanan kepolisian dan pengamanan.

Persoalan ini mencuat setelah Gianni Infantino mendapat sorotan atas wacana penjualan sebagian hak kepemilikan komersial Piala Dunia kepada investor swasta. Rencana tersebut pada akhirnya dibatalkan pada akhir pekan lalu.

Kontroversi tersebut, ditambah berbagai polemik lain yang muncul dalam beberapa waktu terakhir, semakin memperkuat desakan dari sejumlah pihak agar terjadi pergantian kepemimpinan di FIFA.

HIGHLIGHT

x|close