Kawasan Mekkah Terancam Diserang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Sep 2026, 08:41
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Mekkah Arab Saudi Mekkah Arab Saudi (Newsweek.com)

Ntvnews.id, Riyadh - Arab Saudi secara mendadak mengeluarkan peringatan terkait potensi ancaman serangan di sejumlah wilayah pada Selasa, 14 September 2026 Peringatan tersebut mencakup kawasan Mekkah, Jeddah, hingga Taif.

Dilansir dari AFP, Rabu, 16 September 2026, Peringatan itu dikeluarkan ketika Arab Saudi tengah menghadapi rangkaian serangan yang dilancarkan kelompok Houthi, yang selama ini disebut sebagai proksi Iran, dalam beberapa hari terakhir.

Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi menyatakan peringatan tersebut hanya diberlakukan dalam waktu singkat sebelum akhirnya dicabut. Peringatan itu juga menjadi yang pertama kali dikeluarkan untuk wilayah Mekkah sejak konflik di Timur Tengah pecah.

Munculnya peringatan tersebut terjadi sehari setelah serangkaian serangan menggunakan rudal balistik dan pesawat nirawak atau drone dari Yaman menyebabkan 13 orang terluka di wilayah selatan Arab Saudi.

Sebelumnya, kelompok Houthi mengklaim telah menyerang pangkalan udara King Khalid yang berada di Kota Khamis Mushait, Arab Saudi.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan serangan terhadap pangkalan tersebut dilakukan dalam skala besar. Puluhan rudal balistik dan drone disebut dikerahkan dalam operasi tersebut.

Baca Juga: Arab Saudi Klaim Temukan 110 Juta Ton Uranium di Madinah

Menurut Saree, sejumlah fasilitas militer menjadi sasaran serangan, termasuk hanggar pesawat, radar, landasan pacu, gudang amunisi, serta fasilitas lainnya. Ia mengklaim serangan tersebut menimbulkan "kerugian signifikan" bagi Arab Saudi.

Houthi menyebut serangan itu sebagai bentuk respons terhadap serangan udara yang dilakukan Arab Saudi di Yaman. Kelompok tersebut menuding Saudi telah melancarkan lebih dari 300 serangan udara ke sejumlah provinsi di Yaman dalam lima hari terakhir.

Hingga kini, belum terdapat konfirmasi langsung dari Pemerintah Arab Saudi mengenai klaim Houthi terkait kerusakan yang terjadi di pangkalan King Khalid.

Sebelumnya, Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi juga sempat mengeluarkan peringatan di wilayah Khamis Mushait. Namun, beberapa waktu kemudian otoritas menyatakan bahwa bahaya telah berlalu.

x|close