Ntvnews.id, Teheran - Presiden Iran Masoud Pezeshkian memastikan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei berada dalam kondisi sehat. Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian pada Senin, 10 Agustus 2026.
Pezeshkian menyampaikan hal tersebut dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB TV. Ia membicarakan pertemuannya dengan Mojtaba Khamenei yang berlangsung selama sekitar tujuh jam.
Menurut Pezeshkian, persatuan dan solidaritas nasional menjadi salah satu hal utama yang ditekankan Mojtaba Khamenei dalam pertemuan tersebut.
Ia menilai pertemuan itu berjalan "sangat baik". Sejumlah persoalan masyarakat turut dibahas, termasuk kondisi kehidupan, ketenagakerjaan, dan perumahan.
Baca Juga: Mojtaba Khamenei Muncul Perdana Bareng Presiden Iran
"Kami juga membahas berbagai masalah yang diakibatkan oleh sanksi," ujar Pezeshkian.
Sebelumnya, media Iran pada Minggu, 9 Agustus 2026, melaporkan bahwa Pezeshkian bertemu Mojtaba Khamenei. Pertemuan tersebut berlangsung ketika Pezeshkian memasuki tahun ketiga masa jabatannya sebagai presiden Iran.
Mojtaba Khamenei ditetapkan sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru oleh Majelis Ahli pada Maret 2026. Ia menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026.
Baca Juga: Presiden Iran Akui Sulit Berkomunikasi dengan Pemimpin Tertinggi Mojtaba
Sejak ditetapkan sebagai pemimpin tertinggi, Mojtaba Khamenei belum tampil di hadapan publik.
(Sumber: Antara)
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Antara)