Menhub Pastikan Tak Ada Fasilitas Transportasi Rusak Saat Demo 27 Agustus

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Agu 2026, 16:09
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjawab pertanyaan awak media ditemui usai peluncuran sistem sistem Electronic Traffic Law Enforcement Hub (ETLE Hub), di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjawab pertanyaan awak media ditemui usai peluncuran sistem sistem Electronic Traffic Law Enforcement Hub (ETLE Hub), di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa tidak terdapat laporan kerusakan pada fasilitas transportasi umum akibat demonstrasi yang berlangsung pada Kamis 27 Agustus 2026 di depan Gedung DPR/MPR RI Jakarta.

Dudy mengatakan gangguan yang terjadi hanya berupa hambatan perjalanan di Stasiun Palmerah.

Kendati demikian, hingga kini belum ditemukan kerusakan terhadap sarana maupun prasarana transportasi publik.

"Sejauh ini nggak ada ya (fasilitas transportasi umum yang rusak). Mungkin yang kemarin (karena) terhalang di Stasiun Palmerah ya, tapi belum ada laporan mengenai kerusakan di fasilitas transportasi umum," ucap Menhub Jumat malam 28 Agustus 2026.

Baca juga: 35,24 Ton Sampah Diangkut Usai Demo di DPR

Menurut Dudy, pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap kondisi layanan transportasi agar masyarakat tetap dapat menggunakan berbagai moda angkutan umum dengan aman dan nyaman.

"Tapi sampai sejauh ini ya, mudah-mudahan tidak ada (kerusakan fasilitas transportasi umum)," ujarnya.

Ia menjelaskan sejumlah pengalihan rute transportasi dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama berlangsungnya penyampaian aspirasi di sekitar Gedung DPR.

Menhub menilai pengaturan lalu lintas dan transportasi perlu dilakukan agar masyarakat yang menyampaikan pendapat tetap mendapatkan ruang, sementara pengguna transportasi umum tidak terlalu terganggu.

Pemerintah, kata Dudy, berupaya mengatur situasi secara seimbang sehingga kepentingan penyampaian aspirasi dan kebutuhan masyarakat dalam menggunakan fasilitas transportasi dapat berjalan bersama.

"Jadi, kita atur sedemikian rupa supaya masing-masing terjaga kepentingannya," tutur Dudy.

Baca juga: Budi Arie Sebut Demokrasi dan Konstitusi Harus Jadi Landasan Politik

Menhub berharap aspirasi yang telah disampaikan dalam aksi tersebut dapat diterima dengan baik setelah pimpinan DPR memberikan ruang untuk mendengarkan berbagai tuntutan masyarakat.

Menhub mengimbau masyarakat tetap menjaga ketertiban dan menggunakan fasilitas umum secara bijak agar pelayanan transportasi dapat terus berlangsung aman bagi seluruh pengguna.

Ia juga berharap seluruh rangkaian penyampaian pendapat dapat segera selesai sehingga aktivitas masyarakat, termasuk layanan transportasi umum, kembali berjalan normal seperti sebelumnya.

"Saya rasa kemarin kan lihat kan? Sudah diterima oleh pimpinan DPR. Kita berharap ini sudah selesai dan kita kembali beraktivitas seperti biasa," kata Menhub. (Sumber:Antara)

HIGHLIGHT

x|close