Pendaftar Petugas Haji Tembus 75 Ribu Orang, Kemenhaj Gelar Seleksi Ketat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Sep 2026, 23:15
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan keterangan kepada media usai menghadiri Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di asrama haji Banten di Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan keterangan kepada media usai menghadiri Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di asrama haji Banten di Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Proses seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun ini menyedot perhatian publik secara masif. Kementerian Haji dan Umrah mencatat sebanyak 75 ribu orang telah mendaftarkan diri, sementara kuota yang akan diterima dari hasil penyaringan akhir berada di bawah seribu orang.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan bahwa tingginya animo pendaftar dipicu oleh sejumlah terobosan dalam sistem rekrutmen. Salah satu perombakan utama adalah kemitraan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), yang memungkinkan para peserta mengikuti ujian langsung di daerah masing-masing tanpa perlu bertolak ke Jakarta.

“Banyak perubahan drastis dalam rekrutmennya. Jadi di setiap daerah, kalau dulu itu tesnya harus ke Jakarta. Tahun ini semuanya bisa di daerah masing-masing, bekerja sama dengan BKN,” ujar Dahnil usai menghadiri Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di asrama haji Banten di Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu, 2 Agustus 2026.
 

Dahnil memaparkan bahwa puluhan ribu pendaftar tersebut harus melalui serangkaian tahapan penyaringan yang ketat, termasuk ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT).

“Ini ada tes CAT hari ini, nanti kemudian setelah itu akan diumumkan hasilnya,” ujar Dahnil.

Persaingan ketat akibat ketimpangan antara jumlah pelamar dan kuota yang terbatas ini diharapkan mampu menyaring kandidat terbaik. Pemerintah menargetkan proses ini menghasilkan petugas haji yang kompeten serta sanggup memberikan pelayanan optimal bagi para jemaah di tanah suci.

"Kerja sama dengan BKN juga menjadi bagian dari pembenahan sistem rekrutmen agar proses seleksi dapat berlangsung lebih transparan dan menjangkau calon petugas dari berbagai daerah,"katanya.
 
(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close