Ini Penyebab Media AS Boikot Liputan Trump

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Sep 2026, 08:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Foto yang diambil pada 7 Mei 2026 ini memperlihatkan Gedung Putih di belakang lampu lalu lintas di Washington, D.C., Amerika Serikat. (ANTARA/Xinhua/Li Rui.) Foto yang diambil pada 7 Mei 2026 ini memperlihatkan Gedung Putih di belakang lampu lalu lintas di Washington, D.C., Amerika Serikat. (ANTARA/Xinhua/Li Rui.) (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Sejumlah media besar Amerika Serikat (AS) mengambil langkah bersama setelah Presiden Donald Trump melarang reporter CNN, MS NOW, dan Politico memasuki Gedung Putih. Larangan tersebut diumumkan Trump setelah ketiga media itu dinilai terlalu kritis dalam memberitakan pemerintahannya.

Sebagai bentuk respons, White House television pool yang beranggotakan CNN, ABC, CBS, NBC, dan Fox News menghentikan sementara liputan video bersama mengenai kegiatan Presiden Trump mulai Senin, 21 September 2026. Kelima jaringan tersebut sebelumnya secara bergiliran bertugas merekam agenda presiden dan membagikan hasilnya kepada organisasi media lain.

Sistem pool coverage memungkinkan satu media yang mendapat giliran bertugas meliput kegiatan tertentu untuk kemudian mendistribusikan materi rekaman kepada media lain yang tergabung dalam pool.

Penghentian liputan terjadi setelah Gedung Putih mencoret CNN dari jadwal TV pool. CNN sebelumnya dijadwalkan bertugas menyediakan rekaman video dalam perjalanan Trump menuju Sidang Umum PBB di New York.

Baca Juga: Larangan Trump Berlaku, Reporter Mulai Ditolak Masuk Gedung Putih

Jaringan televisi lain, termasuk Fox News, kemudian tidak mengirimkan kru pengganti. Keputusan tersebut membuat sistem television pool berhenti beroperasi untuk sementara. Dalam pernyataan bersama, kelima jaringan menekankan pentingnya publik memperoleh informasi yang akurat dan independen mengenai pemerintahan.

Dampaknya, sejumlah agenda Trump tidak mendapatkan liputan video dari kru media yang biasanya bertugas dalam sistem pool. Pada salah satu agenda di Gedung Putih, tidak terdapat kamera dan mikrofon media yang merekam kegiatan tersebut, sementara materi video dari Gedung Putih menjadi sumber rekaman yang tersedia.

Merambah Jurnalisme Foto

Perselisihan tersebut tidak hanya berdampak pada peliputan televisi. Sejumlah organisasi media juga mengambil langkah terkait distribusi foto dari kegiatan kepresidenan.

The New York Times dan The Washington Post, misalnya, turut membatasi publikasi foto pool dari kegiatan Trump pada hari tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari respons komunitas media terhadap pembatasan akses terhadap sejumlah organisasi berita. 

Sementara itu, Trump tetap mempertahankan kebijakannya. Ia menyebut tindakan tersebut bukan serangan terhadap pers bebas, melainkan langkah untuk menghadapi media yang menurutnya menyebarkan "fake news".

Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers di Kompleks Kepresidenan sebagai bagian dari KTT NATO ke-36 para Kepala Negara dan Pemerintahan di Ankara, Turkiye, pada 8 Juli 2026. <b>(Antara)</b> Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers di Kompleks Kepresidenan sebagai bagian dari KTT NATO ke-36 para Kepala Negara dan Pemerintahan di Ankara, Turkiye, pada 8 Juli 2026. (Antara)

CNN, MS NOW, dan Politico kemudian mengajukan gugatan terhadap pemerintahan Trump di pengadilan federal di Washington, D.C. Ketiga organisasi media tersebut menilai pencabutan akses dan kredensial wartawan mereka melanggar hak kebebasan pers berdasarkan Amandemen Pertama serta hak atas proses hukum. Mereka juga meminta pengadilan segera menghentikan larangan tersebut.

Pemerintah Trump membantah tudingan tersebut. Gedung Putih menyatakan akses pers merupakan hak istimewa, bukan hak yang secara otomatis memberikan akses permanen kepada wartawan atau tempat tertentu dalam ruang pengarahan maupun press pool.

Perselisihan antara pemerintahan Trump dan sejumlah organisasi media tersebut kini berlanjut melalui proses hukum. Di sisi lain, penghentian sementara television pool menunjukkan dampak langsung dari pembatasan akses media terhadap mekanisme peliputan bersama kegiatan presiden.

TERKINI

Warga Israel Makin Banyak Pindah dan Investasi di Siprus

Luar Negeri Rabu, 23 Sep 2026 | 09:35 WIB

Penembakan di Sekolah Turki, 11 Siswa Terluka

Luar Negeri Rabu, 23 Sep 2026 | 09:25 WIB

DPR Fit and Proper Test 25 Calon Dubes, Siapa Saja?

News Rabu, 23 Sep 2026 | 09:07 WIB

Trump Diboikot Media AS, Gedung Putih Luncurkan Trump TV

Luar Negeri Rabu, 23 Sep 2026 | 09:01 WIB

Ini Penyebab Media AS Boikot Liputan Trump

Luar Negeri Rabu, 23 Sep 2026 | 08:25 WIB

Trump di PBB Sebut Dirinya Telah Wujudkan Perdamaian Dunia

Luar Negeri Rabu, 23 Sep 2026 | 07:50 WIB
Load More
x|close