Terima Penghargaan BPS, BSSN Tegaskan Digitalisasi Pemerintahan Mutlak Dilakukan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Sep 2026, 10:20
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi (tengah) saat menerima penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi (tengah) saat menerima penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) (Antara )

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi pemerintahan seusai menerima penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam peringatan Hari Statistik Nasional.

BSSN menilai transformasi digital merupakan fondasi utama untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang terintegrasi dan efisien.

Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi menyatakan bahwa digitalisasi di sektor publik bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan mendesak demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Digitalisasi pemerintahan mutlak harus dilakukan," kata Nugroho, 28 September 2026.

Nugroho menjelaskan bahwa penerapan digitalisasi pemerintahan perlu dijalankan sesuai dengan konsep government incorporated. Melalui pendekatan ini, seluruh instansi pemerintah diarahkan untuk bekerja sebagai satu kesatuan yang solid, selayaknya sebuah korporasi besar.

Baca Juga: Bawaslu Gandeng BSSN Perkuat Keamanan Digital Jelang Pemilu 2029

Model kerja sama tersebut menekankan prinsip saling membantu dan kolaborasi antar-sektor guna menghapus sekat-sekat birokrasi (silo mentality) yang kerap menghambat efektivitas kerja pemerintah.

Salah satu bentuk konkret dari kolaborasi ini adalah transparansi dan pemanfaatan data bersama melalui program Satu Data Indonesia.

"Instansi pemerintah tidak lagi menyimpan data untuk dirinya sendiri. Melalui sistem Satu Data, antarkementerian bisa saling mengakses informasi secara real-time untuk mempercepat pelayanan publik," tegasnya.

Di sisi lain, BSSN mengingatkan bahwa masifnya langkah digitalisasi harus ditopang oleh fondasi keamanan siber yang tangguh. Tanpa perlindungan siber yang memadai, integritas dan validitas data nasional rentan terhadap berbagai ancaman.

Oleh karena itu, Nugroho menyambut baik apresiasi yang diberikan BPS pada momentum Hari Statistik Nasional yang jatuh pada 26 September tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen BSSN dalam mengawal ekosistem data nasional.

"Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari dedikasi seluruh jajaran BSSN dalam menjaga dan mengawal ekosistem data nasional, termasuk dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia agar terbebas dari ancaman siber," ungkap Nugroho.

Baca Juga: BPS Rilis KBJI 2026 untuk Miliki Standar Klasifikasi Jabatan yang Relevan

Ia menambahkan, penghargaan tersebut memperkuat sinergi antara BSSN dan BPS dalam memastikan pengolahan data negara berjalan dengan aman, andal, dan terpercaya guna mendukung keberhasilan pembangunan nasional.

x|close