Ntvnews.id, Jakarta - Penumpang KRL yang beraktivitas melalui Stasiun Duri, Jakarta Barat, kembali harus berjalan kaki menaiki tangga setelah eskalator di peron 5 masih belum beroperasi, Rabu 7 Oktober 2026.
Memasuki hari ketiga pada hari kerja (weekdays), eskalator peron 5 Stasiun Duri dilaporkan masih dalam kondisi mati. Kondisi tersebut membuat para pengguna KRL harus mengandalkan tangga untuk berpindah dari peron.
Dilansir dari akun infojkt24, Meski harus menghadapi kondisi tersebut di tengah aktivitas pagi yang padat, para penumpang terlihat tetap menjalani rutinitas seperti biasa. Tidak terlihat kepanikan maupun keributan, para pengguna jasa KRL perlahan mulai terbiasa dengan kondisi eskalator yang belum dapat digunakan.
Bagi sebagian penumpang, menaiki tangga sebelum berangkat kerja bahkan menjadi semacam "olahraga dadakan". Aktivitas tersebut tentu cukup menguras tenaga, terutama bagi mereka yang setiap hari harus mengejar waktu keberangkatan kereta.
View this post on Instagram
Kondisi eskalator yang belum berfungsi ini pun menjadi perhatian para pengguna KRL. Mereka berharap fasilitas tersebut dapat segera kembali beroperasi sehingga mobilitas penumpang, khususnya pada jam sibuk pagi dan sore hari, dapat lebih nyaman.
Di tengah situasi tersebut, semangat para "pejuang KRL" tetap terlihat. Alih-alih mengeluh, sebagian penumpang justru menjadikannya sebagai kesempatan untuk mendapatkan "cardio gratis" sebelum memulai aktivitas di kantor.
Baca Juga: Penumpang Alami Darurat Medis, Pesawat Lakukan Pendaratan Darurat
VIDEO: Gara-gara Eskalator Mati, Penumpang Menumpuk di Stasiun Duri (infojkt24)