Bahas Sita Aset Koruptor, Gus Miftah Puji Sufmi Dasco di Momen Ultah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Okt 2026, 20:31
thumbnail-author
April
Penulis & Editor
Bagikan
Sufmi Dasco, Gus Miftah Sufmi Dasco, Gus Miftah (Sosial media)

Ntvnews.id, Jakarta - Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah, memberikan apresiasi dan pujian terbuka kepada Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, tepat di hari ulang tahun politikus senior Partai Gerindra tersebut pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Melalui unggahan foto dan video terbaru di akun Instagram pribadinya, pendakwah kondang berambut gondrong itu memajang potret kebersamaan mereka sembari melontarkan sanjungan atas integritas serta gaya kepemimpinan Dasco yang dinilai membumi.

Di saat yang sama, Gus Miftah juga menyisipkan pesan perlawanan keras terhadap para pelaku tindak pidana korupsi. Dalam unggahannya, Gus Miftah menyoroti karakter kepemimpinan politikus kelahiran Bandung tersebut yang dinilai menjadi penengah dan perekat ketegangan politik nasional.

Menurutnya, Dasco mampu mengambil keputusan krusial secara tenang serta menjembatani berbagai aspirasi masyarakat secara elegan.

"Don Dasco, tenang tanpa kehilangan ketegasan, kuat tanpa harus gaduh, dan bekerja tanpa selalu meminta panggung," ujar Gus Miftah.

Baca Juga: Gus Miftah Masuk Jajaran Pengurus PBNU 2026-2031

Ia menambahkan bahwa peran pimpinan parlemen yang dijuluki Don Dasco tersebut sangat terasa dalam berbagai momentum krusial bangsa karena selalu mengedepankan solusi di balik layar.

"Don dasco Bekerja dalam senyap, hadir saat dibutuhkan, dan bicara ketika keadaan membutuhkan jalan keluar," imbuhnya.

Selain menyampaikan ucapan selamat ulang tahun dan pujian atas kepemimpinannya, pada slide kedua unggahan media sosial tersebut, Gus Miftah menampilkan cuplikan ceramah yang memuat dialog interaktif bersama seorang jemaah perempuan asal Bogor, Jawa Barat, bernama Mega.

Dimana dalam dialog tersebut, Mega melontarkan pertanyaan tajam mengenai wacana penegakan hukum ekstrem bagi pelaku kejahatan kerah putih, termasuk eksekusi mati dan penyitaan aset hasil korupsi. Menjawab keresahan tersebut, Gus Miftah langsung menegaskan pandangannya di hadapan ribuan jemaah.

"Mengambil hak rakyat terlalu banyak, maka hukum mati," tegas Gus Miftah dalam cuplikan video tersebut.

Gus Miftah juga mengecam perilaku tamak para koruptor yang masih tega menimbun harta haram padahal sudah menerima gaji resmi dari negara. Ia menilai harta hasil korupsi kerap kali menumpuk hingga tidak akan habis walau diturunkan hingga tujuh generasi.

Baca Juga: Dasco Ungkap Isi Pertemuan Prabowo-Mega: Bahas Nasi Goreng

Selanjutnya, penceramah nyentrik ini melempar pertanyaan langsung kepada jemaah terkait sanksi ekonomi bagi para koruptor.

"Kamu setuju asetnya dirampas oleh negara?" tanya Gus Miftah yang langsung dijawab setuju secara serentak oleh Mega dan ribuan jemaah yang hadir.

Mengakhiri cuplikan videonya, Gus Miftah mengaitkan ketegasan hukum korupsi tersebut dengan keberanian figur pimpinan parlemen dalam mendengarkan langsung suara akar rumput. Ia memberikan penghormatan khusus kepada pimpinan DPR RI yang mau pasang badan dan turun langsung menemui massa saat gelombang demonstrasi memanas.

Sufmi Dasco tercatat berulang kali turun langsung ke lapangan untuk menemui massa aksi serta menandatangani pakta integritas bersama elemen mahasiswa dan buruh di depan Gedung DPR RI.

"Dan pimpinan DPR yang berani tanda tangan atas demo rakyat," seru Gus Miftah menutup cuplikan videonya sembari menunjuk pada keteladanan sahabatnya tersebut.

x|close