Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan anggota TNI yang menggunakan rumah dinas sebagai tempat operasional judi online (judol).
Pernyataan tersebut disampaikan Maruli saat dimintai tanggapan mengenai kabar yang beredar di media sosial terkait dugaan rumah dinas milik oknum TNI yang dijadikan lokasi kegiatan judi online. Maruli ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2026.
"Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas. Kalau kita, pasti respon cepat," kata Maruli.
Baca Juga: Menkum: Karya 100 Persen Buatan AI Tak Dapat Perlindungan Hak Cipta
Ia menegaskan setiap laporan terkait dugaan penyalahgunaan rumah dinas untuk aktivitas ilegal akan segera ditindaklanjuti oleh TNI AD.
"Sudah pasti cepat, kalau kita cepat lah," ujarnya.
Sebelumnya, aparat menggerebek sebuah rumah dinas TNI di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, yang diduga dimanfaatkan sebagai lokasi operasional judi online. Penggerebekan tersebut berlangsung pada Minggu, 4 Oktober 2026.
Rumah dinas itu diketahui merupakan milik seorang perwira aktif TNI AD yang diduga disewakan kepada pihak yang menjalankan aktivitas judi online.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (NTVnews)