Ntvnews.id, Paris - Menteri Kehakiman Prancis Gerald Darmanin meminta jaksa menuntut pertanggungjawaban perdata terhadap anak-anak yang melakukan vandalisme dalam aksi demonstrasi pelajar di sejumlah wilayah negara tersebut.
Jika tuntutan tersebut diterapkan, orang tua dari pelajar yang terlibat aksi perusakan berpotensi diwajibkan menanggung biaya untuk memperbaiki fasilitas yang rusak.
"Saat sekolah dirusak, halte diserang, saat transportasi umum jadi target, kami akan meminta pertanggungjawaban perdata dari orang tua," kata Darmanin pekan lalu, dikutip dari RFI, Kamis, 8 Oktober 2026.
Dia kemudian menegaskan, "Bukan anak-anak yang membayar, orang tuanya."
Darmanin menilai langkah tersebut dapat menjadi cara yang lebih efektif dibandingkan menjatuhkan hukuman penahanan terhadap para pelajar.
Menurut Darmanin, sekitar 90 persen orang yang diamankan polisi dalam rangkaian demonstrasi merupakan anak di bawah umur. Dari jumlah tersebut, sepertiganya merupakan pelajar sekolah menengah.
Baca Juga: Ribuan Pelajar Prancis Blokade Sekolah, Tuntut Apa?
Ia juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap perkembangan aksi demonstrasi yang dapat berubah menjadi tindakan perusakan fasilitas umum. Menurutnya, situasi tersebut berpotensi memicu kekerasan yang semakin meluas dan sulit dikendalikan.
Aksi demonstrasi pelajar kini terjadi di berbagai wilayah Prancis. Para siswa memprotes kondisi sistem pendidikan, termasuk fasilitas sekolah yang mereka nilai belum memadai.
Para pelajar menyoroti sejumlah persoalan dalam sistem pendidikan Prancis, mulai dari ketimpangan hingga kondisi bangunan sekolah yang rusak. Mereka juga mengeluhkan ruang kelas yang terlalu padat, keterbatasan meja dan kursi, serta kekurangan tenaga pengajar.
Sejumlah sekolah menengah, khususnya di kawasan pinggiran Prancis, dilaporkan berada dalam kondisi memprihatinkan. Rekaman yang dibuat oleh pelajar dan guru memperlihatkan sejumlah persoalan, seperti atap bocor, tikus berkeliaran, lubang pada dinding dan plafon, toilet rusak, serta keterbatasan meja dan kursi.
Arsip - Ilustrasi demo (Antara)