Ntvnews.id, Jakarta - Akses layanan kesehatan masih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama bagi keluarga prasejahtera di wilayah yang membutuhkan dukungan mobilitas untuk menjangkau fasilitas kesehatan maupun menghadapi kondisi darurat. Melihat kebutuhan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali memperluas dukungan melalui program kemitraan.
Tahun ini, ambulans disalurkan ke 15 titik wilayah mulai dari Aceh hingga Denpasar. Armada tersebut akan mendukung kebutuhan transportasi kesehatan, penanganan kondisi darurat, hingga pelayanan sosial dan kemanusiaan di masyarakat.
Program ini melanjutkan penyaluran enam unit ambulans pada tahun sebelumnya yang tersebar di Garut, Mataram, Makassar, Aceh, Banyuwangi, dan Serang. Dari penyaluran tersebut, ambulans telah menjangkau berbagai penerima manfaat.
Dukungan terhadap layanan kesehatan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pemberdayaan masyarakat. Apalagi kemampuan masyarakat untuk mengembangkan ekonomi keluarga tidak hanya ditentukan oleh akses terhadap pembiayaan, tetapi juga oleh kondisi sosial yang memungkinkan mereka tetap produktif dan memiliki akses terhadap layanan dasar.
Baca Juga: Pengumpulan Dana Zakat Baznas Capai Rp714 Miliar hingga Juni 2026
PNM kembali menyalurkan 15 unit ambulans melalui program PNM Peduli bersama BAZNAS RI, dari Aceh hingga Denpasar. Bukan sekadar kendaraan, ambulans ini menjadi penghubung bagi masyarakat untuk menjangkau layanan kesehatan, mendapatkan pertolongan dar (PNM)
“Pemberdayaan ekonomi akan lebih kuat jika didukung oleh kesehatan masyarakat yang baik. Karena itu, kami ingin kebermanfaatan PNM tidak berhenti pada aspek ekonomi, tetapi juga hadir dalam kebutuhan sosial yang dirasakan masyarakat,” ujar Direktur Utama PNM Kindaris dalam keterangannya, Jumat, 9 Oktober 2026.
Ia menambahkan, kebermanfaatan tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Kolaborasi yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat dapat menciptakan dampak yang lebih panjang ketika dilakukan secara konsisten.
“Bagaimana setiap langkah yang dilakukan PNM dapat membuka akses dan memberi manfaat bagi lebih banyak orang. Kolaborasi ini mudah-mudahan membawa manfaat yang tidak berhenti pada satu penerima, karena setiap bantuan berarti ketika benar-benar memberi manfaat,” tambah Kindaris.
PNM kembali menyalurkan 15 unit ambulans melalui program PNM Peduli bersama BAZNAS RI, dari Aceh hingga Denpasar. Bukan sekadar kendaraan, ambulans ini menjadi penghubung bagi masyarakat untuk menjangkau layanan kesehatan, mendapatkan pertolongan dar (PNM)
Semangat tersebut sekaligus memperluas makna pemberdayaan yang selama ini menjadi bagian dari peran PNM. Kindaris juga menambahkan kedepannya kolaborasi bersama BAZNAS akan menyasar aspek pemberdayaan bagi masyarakat lanjut usia.
Baca Juga: PNM Bersama Media Galang Kepedulian untuk Korban Bencana di NTT dan NTB
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan bantuan armada ambulans dari PNM yang dinilai sangat krusial serta menjawab kebutuhan mendesak masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan di berbagai daerah. Ia juga berharap kolaborasi ini menjadi pemantik kerja sama dengan mitra lainnya.
PNM kembali menyalurkan 15 unit ambulans melalui program PNM Peduli bersama BAZNAS RI, dari Aceh hingga Denpasar. Bukan sekadar kendaraan, ambulans ini menjadi penghubung bagi masyarakat untuk menjangkau layanan kesehatan, mendapatkan pertolongan dar (PNM)
"Kami berharap langkah PNM ini dapat menjadi pemicu bagi perusahaan dan BUMN lain untuk ikut tergerak saling membantu dalam memperkuat jaring pengaman sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas," ujar Sodik
Keberadaan ambulans tidak sekadar menambah sarana transportasi kesehatan. Di tengah kondisi darurat, satu kendaraan dapat menjadi penghubung antara masyarakat dengan layanan kesehatan sekaligus memberi ruang bagi keluarga untuk lebih cepat mendapatkan pertolongan.*
PNM kembali menyalurkan 15 unit ambulans melalui program PNM Peduli bersama BAZNAS RI, dari Aceh hingga Denpasar. Bukan sekadar kendaraan, ambulans ini menjadi penghubung bagi masyarakat untuk menjangkau layanan kesehatan, mendapatkan pertolongan dar (PNM)