Oposisi Thailand Ajukan Mosi Tidak Percaya ke PM Anutin dan 17 Menteri

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Okt 2026, 17:30
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi gedung parlemen Thailand. Ilustrasi gedung parlemen Thailand. (Antara)

Ntvnews.id, Bangkok - Kelompok oposisi di Majelis Nasional Thailand mengajukan mosi tidak percaya terhadap Perdana Menteri Anutin Charnvirakul dan 17 menteri dari Partai Bhumjaithai. Mereka dituding terlibat dalam dugaan korupsi serta penyalahgunaan kekuasaan.

Mosi tersebut diserahkan kepada Ketua Majelis Nasional Sophon Zarum pada Kamis, 8 Oktober 2026. Pengajuan dilakukan oleh Natthaphong Ruengpanyawut, pemimpin Partai Rakyat sekaligus Ketua Oposisi di Majelis Nasional, bersama sejumlah anggota oposisi lainnya. Mereka berhasil mengumpulkan 145 tanda tangan untuk mendukung mosi tersebut.

Natthaphong menuduh Anutin membangun jaringan politik yang disebut "Rezim Biru", merujuk pada warna Partai Bhumjaithai. Jaringan itu diduga bertujuan memperkuat pengaruh politik di sejumlah lembaga penting negara, termasuk Senat, proses seleksi pegawai daerah, dan lembaga pengawas independen.

Anutin, yang juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri, bersama 17 menteri dari partainya menghadapi sejumlah tuduhan. Di antaranya konflik kepentingan, pengelolaan anggaran yang buruk, kegagalan dalam kebijakan penanganan biaya hidup, serta intervensi terhadap lembaga regulator.

Baca Juga: 2 Turis dari Jakarta Ditangkap di Thailand, Sembunyikan Uang Rp30 Miliar

"Pihak oposisi mempersiapkan mosi ini sepenuhnya berdasarkan fakta dan bukti," kata Natthaphong saat menjawab mengapa pihaknya tidak memasukkan para menteri dari Partai Pheu Thai, yang merupakan mitra koalisi Anutin, dalam mosi tidak percaya tersebut.

Ketua Majelis Nasional Sophon mengatakan dokumen mosi akan menjalani proses verifikasi terlebih dahulu selama 14 hari. Setelah itu, hasil pemeriksaan akan dikonsultasikan kepada kabinet sebelum dibahas di parlemen.

Menanggapi langkah oposisi tersebut, Anutin menyatakan kesiapannya untuk menjawab berbagai tuduhan yang disampaikan dalam forum parlemen.

"Setiap anggota kabinet siap memberi klarifikasi kepada masyarakat," kata Anutin.

Ia juga menilai mosi yang hanya menyasar partainya sebagai kesempatan untuk menjelaskan persoalan yang dipersoalkan kepada masyarakat.

Baca Juga: Kapten Thailand Chanathip Songkrasin Pede Bisa Kalahkan Timnas Indonesia

"Akan lebih aneh jika kami tidak dilibatkan. Kami akan memanfaatkan peluang ini untuk menyampaikan semua fakta kepada publik," kata PM Thailand menanggapi pertanyaan soal mosi tidak percaya yang hanya ditujukan kepada partainya tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close