Prabowo Sambut Tawaran Mesir Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Okt 2026, 16:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyambut positif tawaran Pemerintah Mesir untuk meningkatkan kuota beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, khususnya di bidang kedokteran, teknik, dan sains.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan keterangan pers bersama Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu, 11 Oktober 2026.

"Kami terima kasih, apresiasi tawaran Mesir untuk memberi tambahan beasiswa, khususnya di bidang kedokteran, teknik dan sains,” kata Prabowo.

Prabowo menjelaskan, hubungan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Mesir telah terjalin sejak lama. Hal ini antara lain tercermin dari banyaknya mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar, Mesir.

Selain menjadi tujuan pendidikan bagi mahasiswa Indonesia, Universitas Al-Azhar juga memperluas hubungan akademik dengan Indonesia melalui pengajaran bahasa dan sastra Indonesia.

"Sekarang di universitas Al-Azhar sedang diberi pengajaran Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia. Ini merupakan bukti bahwa kerja sama kita semakin meningkat," ujar Prabowo.

Baca Juga: 2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Proyek Hilirisasi Melesat, Realisasi Investasi Makin Mantap

Kepala Negara menegaskan, Indonesia berkomitmen memperluas kesempatan bagi mahasiswa dalam negeri untuk mengenyam pendidikan di Mesir. Pemerintah juga mendorong peningkatan kemitraan antarlembaga pendidikan kedua negara.

Prabowo turut mengajak institusi pendidikan Mesir untuk menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak terbatas pada program pertukaran mahasiswa, tetapi juga meliputi pengiriman tenaga pengajar.

"Dengan juga mengirim dosen-dosen dan tenaga pendidik ke Indonesia," ucap Prabowo.

Lebih lanjut, kedua negara berpeluang mengembangkan kerja sama pendidikan melalui pertukaran mahasiswa, kemitraan antarkampus, hingga pelaksanaan penelitian bersama.

Prabowo berharap hubungan bilateral Indonesia dan Mesir yang telah berlangsung selama bertahun-tahun dapat semakin erat melalui berbagai bidang kolaborasi, termasuk sektor pendidikan.

"Sekarang hubungan itu ingin kita tingkatkan," pungkasnya.

x|close