Embung Kebagusan Ditargetkan Rampung 2027, Pramono: Kurangi Banjir

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Okt 2026, 06:30
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Tinjau Embung Kebagusan Pramono Anung Tinjau Embung Kebagusan (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempercepat pembangunan infrastruktur pengendali banjir untuk mengurangi risiko genangan di Ibu Kota.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan membangun Embung Kebagusan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang ditinjau langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Selasa, 13 Oktober 2026.

"Pemerintah DKI Jakarta sekarang ini sedang mempersiapkan penanganan banjir secara menyeluruh, baik itu membangun embung, waduk, dan juga normalisasi tiga sungai yang ada, Ciliwung, Krukut, dan Cakung," katanya.

Embung Kebagusan dibangun untuk mengurangi debit air yang mengalir melalui sistem Saluran Penghubung (Phb) Joe. Dengan luas sekitar dua hektare, embung ini diharapkan bisa menekan potensi genangan, terutama yang berkaitan dengan aliran dari daerah aliran sungai (DAS) Mampang dan Krukut.

"Embung yang seperti ini yang kita sebut dengan Embung Kebagusan itu luasnya kurang lebih dua hektare. Mudah-mudahan dengan penanganan banjir, walaupun pasti masih terjadi, mengalami pengurangan yang cukup signifikan. Dari hitungan secara teoretis, Mampang atau DAS Mampang dan Krukut ini mudah-mudahan bisa menahan air sampai dengan delapan persen," ujarnya.

Selain berfungsi menampung air untuk mengurangi risiko banjir, Embung Kebagusan juga berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Pemprov DKI Jakarta berencana mengoptimalkan pemanfaatan air tersebut melalui kerja sama antara Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan PAM Jaya.

Menurut Pramono, air yang tertampung di embung tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat, termasuk warga apartemen yang berada di sekitar lokasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum menargetkan ada tiga embung dan waduk yang akan mulai beroperasi pada Februari 2027. Pembangunan infrastruktur tersebut, di antaranya tersebar di Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

“Target kami adalah di Februari 2027 ketiga embung dan waduk ini sudah beroperasi. Tadi disampaikan Pak Gubernur ada dua lokasi plus satu izin di Jakarta Barat juga. Jadi, di Jakarta Timur ada dua sudah selesai dan di Jakarta Barat ada satu sudah selesai di tahun anggaran 2026,” kata Ika.

TERKINI

Load More
x|close