Geger Penumpang Pesawat Terlantar Gegara Kutu Busuk

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Okt 2026, 08:50
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi Pesawat Ilustrasi Pesawat (pixabay)

Ntvnews.id, Roma - Sejumlah penumpang maskapai Qantas mengalami keterlambatan perjalanan setelah penerbangan dari Roma, Italia, menuju Perth, Australia, dibatalkan akibat ditemukannya kutu busuk di dalam kabin pesawat. Maskapai terpaksa menunda keberangkatan untuk melakukan pembersihan menyeluruh terhadap pesawat.

Juru bicara Qantas menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan setelah pesawat menempuh perjalanan selama 17 jam dari Australia menuju Italia pada 9 Oktober 2026. Setibanya di tujuan, sejumlah penumpang kelas ekonomi mengeluhkan gigitan kutu busuk.

Setelah mendarat di Roma, pesawat kemudian tidak dioperasikan sementara untuk menjalani proses "pembersihan total". Akibatnya, penerbangan kembali dari Roma menuju Perth yang dijadwalkan pada 10 Oktober terpaksa dibatalkan.

"Kami dengan setulus hati meminta maaf ke penumpang atas pembatalan perjalanan pada Sabtu untuk penerbangan Roma ke Perth karena tim teknis dan perawatan kami melakukan pembersihan menyeluruh pesawat setelah menemukan masalah di sejumlah kursi ekonomi," kata juru bicara Qantas, dikutip dari The Independent, Senin, 19 Oktober 2026.

Baca Juga: Stimulus Ekonomi Kuartal IV 2026 Capai Rp31 Triliun, Diskon Tiket Pesawat Belum Termasuk

Maskapai menyatakan telah menyiapkan akomodasi bagi penumpang yang terdampak. Selain itu, mereka juga mendapatkan pemesanan ulang untuk penerbangan alternatif dalam waktu 48 jam setelah pembatalan.

Kutu busuk merupakan serangga kecil yang tidak memiliki sayap dan dapat berkembang biak di berbagai lingkungan. Serangga ini mampu berpindah dari satu tempat ke tempat lain melalui barang-barang yang dibawa manusia, seperti pakaian, koper, dan tempat tidur.

Kutu busuk tertarik pada panas tubuh serta karbon dioksida yang dihasilkan manusia. Serangga tersebut mengisap darah untuk bertahan hidup dan kerap bersembunyi di celah-celah sempit, sehingga keberadaannya sulit terdeteksi.

Gigitan kutu busuk dapat menimbulkan sejumlah reaksi pada kulit, seperti rasa gatal, kemerahan, dan pembengkakan. Meski demikian, serangga ini diketahui tidak dianggap sebagai penular penyakit kepada manusia.

Insiden tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi maskapai dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan kabin pesawat. Selain mengganggu perjalanan penumpang, temuan kutu busuk juga mengharuskan maskapai melakukan penanganan khusus sebelum pesawat kembali dioperasikan.

x|close