Politikus Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Menang Pemilihan Wali Kota Mississauga Kanada

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Okt 2026, 17:50
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Tangakapan Layar: Live Pidato Alvin Tedjo Tangakapan Layar: Live Pidato Alvin Tedjo (Global News)

Ntvnews.id, Kanada - Politikus keturunan Indonesia-Tionghoa yang baru menjabat satu periode sebagai anggota Dewan Kota Mississauga, Alvin Tedjo, secara mengejutkan keluar sebagai pemenang dalam pemilihan wali kota, mengalahkan sang petahana serta mantan wali kota sebelumnya.

Berdasarkan hasil perolehan suara tidak resmi yang dirilis oleh Pemerintah Kota Mississauga hingga pukul 23.30 waktu setempat pada hari Senin, 26 Oktober 2026, Tedjo memimpin di posisi puncak dengan mengantongi 74.479 suara.

Dengan hampir seluruh tempat pemungutan suara (TPS) selesai melaporkan hasil rekapitulasi, petahana Carolyn Parrish berada di posisi kedua dengan perolehan 51.853 suara, disusul oleh mantan Wali Kota Mississauga sekaligus pemimpin Partai Liberal Ontario, Bonnie Crombie, yang meraup 43.191 suara.

"Mississauga telah memilih perubahan," seru Tedjo dalam pidato kemenangan di hadapan para pendukungnya, dikutip dari Global News, Selasa, 27 Oktober 2026.

Hari ini, Kota Mississauga telah membuat pilihan yang jelas dan bersejarah untuk menuntut perubahan di balai kota."

Kemenangan gemilang ini diraih Tedjo setelah melewati rangkaian kampanye sengit selama berminggu-minggu, di mana popularitas politisi pendatang baru tersebut terus meroket seiring dinamika kontestasi yang berjalan.

Baca Juga: PM Kanada Akui Siapkan Negara Hadapi Risiko Invasi AS

Sementara itu, dalam pidato konsesinya, Carolyn Parrish mengakui hasil akhir pemilu ini meskipun bukan menjadi akhir yang ia harapkan. Kendati demikian, ia menilai bahwa kontestasi kali ini dilalui dalam situasi yang tidak biasa di tengah masa-masa sulit.

"Saya sangat yakin bahwa selama dua setengah tahun atau berapa pun masa jabatan saya, saya telah menjalankan tugas dengan sangat baik," ungkap Parrish. Ia juga menambahkan bahwa dirinya siap dihubungi kapan saja apabila sang wali kota terpilih membutuhkan masukan di masa mendatang.

Sikap serupa juga ditunjukkan oleh Bonnie Crombie. Dalam pidatonya, Crombie menyampaikan bahwa ia telah menghubungi secara langsung untuk mengucapkan selamat atas kemenangan Tedjo, sekaligus mengapresiasi energi dan antusiasme positif yang dibawa sang politisi muda ke panggung politik lokal.

"Sebuah generasi baru sedang mengambil alih kepemimpinan, dan kita akan bersama-sama mendukung agar kota ini sukses di bawah kepemimpinan Tedjo," ujar Crombie.

Berdasarkan catatan politik sebelumnya, peta kekuatan sempat menunjukkan persaingan ketat. Jajak pendapat lembaga Liasion Strategies pada 22 Oktober lalu sempat menempatkan Tedjo di angka 31 persen dukungan, membayangi posisi Crombie menjelang hari-hari akhir pencoblosan.

Sebelumnya, Tedjo juga pernah mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di Mississauga pada pemilihan suara susulan (byelection) tahun 2024 silam, di mana kala itu ia menduduki peringkat kedua di bawah kepemimpinan Parrish.

Berbekal pengalaman sebagai anggota dewan kota dan keterlibatannya di berbagai komite strategis Wilayah Peel, Tedjo menyadari bahwa amanah baru ini memikul beban tanggung jawab yang besar. Ia menegaskan akan segera merealisasikan visi serta program kerja yang telah dijanjikannya selama masa kampanye.

"Saya menantikan dimulainya kerja keras untuk mewujudkan rencana kita, demi membangun masa depan yang lebih baik bagi setiap warga di Mississauga," pungkas Tedjo menutup pidatonya.

x|close