Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyatakan kesiapannya untuk menindak secara tegas setiap laporan dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMA, termasuk dengan menjatuhkan sanksi berupa pemberian nilai nol bagi peserta yang terbukti berbuat curang.
Pernyataan tersebut disampaikan Mendikdasmen usai meninjau langsung jalannya pelaksanaan TKA ulang di SMA Negeri 68, Jakarta, Jumat (29/10), guna memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan secara akuntabel dan transparan sesuai dengan semangat TKA, yakni "Jujur dan Gembira".
“Kami ingin membentuk generasi yang jujur, generasi yang senantiasa menjaga integritas, dan melaksanakan TKA dengan gembira, tidak perlu ada tekanan, semuanya kita senang karena kita menjaga karakter,” tegas Abdul Mu'ti.
Sebagai bentuk komitmen menjaga integritas ujian dan memberikan keadilan bagi seluruh siswa, Mendikdasmen memperingatkan bahwa peserta yang terbukti curang termasuk mereka yang kedapatan melakukan siaran langsung melalui YouTube saat mengerjakan soal akan langsung diberi nilai nol. Sanksi tegas serupa juga diberlakukan bagi pengawas ujian yang tidak jujur, di mana mereka akan masuk ke dalam daftar hitam (blacklist) dan dilarang bertugas pada penyelenggaraan TKA di tahun-tahun berikutnya.
“Begitu kami menemukan ada ketidakjujuran, nilainya langsung kami berikan nol,” ujarnya menegaskan bahwa aturan ini diterapkan agar hasil TKA benar-benar mencerminkan kemampuan akademik murid secara objektif.
Sebelumnya, keresahan terkait potensi kecurangan pada TKA SMA gelombang pertama sempat disuarakan secara langsung oleh Davana Kamil, seorang siswa kelas 12 SMAN 68 Jakarta Pusat sekaligus peserta TKA. Ia berharap kementerian dapat menegakkan keadilan dan menindak tegas pihak-pihak yang berbuat curang agar para peserta yang jujur tidak dirugikan.
“Terkait TKA ini, saya banyak sekali mendengar informasi bahwa ada kecurangan. Saya harap tindakan-tindakan penegakan keadilan itu dapat ditegakkan sebagaimana mestinya. Supaya kami yang mengerjakan dengan jujur ini bisa mendapatkan hasil yang sesuai. Jadi, nggak dikalahkan oleh mereka yang kurang jujur,” tutur Davana.
(Sumber: Antara)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meninjau pelaksanaan ulang Tes Kemampuan Akademik (TKA) hari kedua jenjang pendidikan SMA di SMA Negeri 68, Jakarta Pusat pada Jumat siang (30/10/2026). (Antara)