Ntvnews.id, Jakarta - Istana Kepresidenan belum mengambil keputusan untuk mencabut tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan, untuk sementara, Listyo hanya diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
"Belum, belum. Sementara kita berhentikan dulu sebagai KSP ya," ujar Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 4 November 2026.
Listyo menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna pada Kamis, 1 Oktober 2026, bertepatan dengan pelantikannya sebagai KSP. Penganugerahan tersebut tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 86 TK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera.
Sebelumnya, Presiden Prabowo memberhentikan Listyo dari posisi Kepala Staf Kepresidenan dan menunjuk Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) KSP.
Baca Juga: Prabowo Siapkan Bintang Mahaputera untuk Kapolri
Prasetyo menjelaskan, keputusan pemberhentian itu ditetapkan Presiden pada Rabu pagi dan dituangkan dalam Keppres. Ariyo yang saat ini menjabat Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) RI ditunjuk untuk menjalankan tugas KSP sementara waktu.
Pergantian tersebut dilakukan setelah sejumlah individu ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan, penghapusan bukti elektronik, serta akses ilegal terhadap Presiden dan sejumlah pimpinan maupun tokoh lainnya.
Baca Juga: Wamen Sudaryono dan Angga Raka Prabowo Raih Bintang Mahaputera Pratama dari Prabowo
Istana Belum Cabut Bintang Mahaputera Adipurna Milik Listyo Sigit
Menurut Prasetyo, salah satu tersangka dalam perkara tersebut menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Kondisi itu menjadi pertimbangan dalam mengambil keputusan terkait jabatan yang bersangkutan.
(Sumber: Antara)
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan pada konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 4 November 2026. (Antara)