Ntvnews.id, Jakarta - Kebijakan pemanfaatan ruang laut diprediksi akan memberikan dampak signifikan dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen di era pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto dan wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka.
Ruang laut, selain sebagai sumber daya perikanan, memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan infrastruktur digital dan energi baru terbarukan (EBT) yang menjadi pilar penting dalam peningkatan ekonomi nasional.
Baca Juga:
Empat Napi Balikpapan Ditangkap Polda Jabar atas Kasus Penipuan Layanan Seksual
DPD RI dan Gapki Minta Pemerintah Turun Tangan Atasi Penjarahan Kelapa Sawit di Kalteng
Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan, Doni Ismanto Darwin, menjelaskan bahwa salah satu potensi ruang laut adalah sebagai lokasi penempatan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL). SKKL, yang menguasai 99 persen trafik internet internasional, memiliki peran krusial dalam memperkuat sektor ekonomi digital.
Ilustrasi ruang bawah laut. (ANTARA)
"SKKL ini menguasai 99 persen trafik internet internasional. Jadi kalau kita bisa mengalokasikan atau menata ruang laut kita secara optimal dan efisien untuk infrastruktur digital, misalnya kabel laut, itu tentu akan berkontribusi pada sektor ekonomi digital karena infrastruktur dasarnya kita sudah mendukung," ujarnya, dikutip dari Antara.