A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Kemenhub Ungkap Tujuan Uji KIR Kendaraan: Cegah Kecelakaan Lalu Lintas - Ntvnews.id

Kemenhub Ungkap Tujuan Uji KIR Kendaraan: Cegah Kecelakaan Lalu Lintas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Nov 2024, 12:52
Akbar Mubarok
Penulis
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Risyapudin Nursin melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tempelan bermuatan kardus dan belasan kendaraan mini bus di KM 92 Tol Cipularang di Purwakarta Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Risyapudin Nursin melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tempelan bermuatan kardus dan belasan kendaraan mini bus di KM 92 Tol Cipularang di Purwakarta (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan pentingnya melakukan pengujian kendaraan bermotor (PKB) atau uji KIR secara rutin sebagai langkah untuk mencegah atau memitigasi kecelakaan lalu lintas selama perjalanan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Risyapudin Nursin, menjelaskan bahwa regulasi mengenai uji berkala kendaraan bermotor di Indonesia telah diatur dalam berbagai peraturan, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan.

"Uji berkala, sering disebut KIR, bertujuan untuk memastikan kendaraan layak jalan sehingga dapat meminimalkan risiko kecelakaan akibat masalah teknis," kata Risyapudin, dikutip dari Antara, Kamis, 14 November 2024.

Baca Juga: Setelah 30 Tahun, Festival Istiqlal Bakal Kembali Digelar

Dia menjelaskan bahwa kendaraan angkutan umum dan barang, termasuk truk, diwajibkan untuk menjalani uji berkala setiap enam bulan sekali.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kondisi teknis kendaraan tetap dalam kondisi optimal, termasuk pemeriksaan pada sistem rem, lampu, kemudi, dan muatan.

Ia juga menyebutkan bahwa prosedur dan standar uji berkala mencakup beberapa elemen penting, seperti kondisi sasis, sistem pengereman, suspensi, ban, emisi gas buang, lampu penerangan, dan klakson.

"Standar ini bertujuan untuk memastikan keselamatan pengemudi, penumpang dan pengguna jalan lainnya," ungkapnya.

Halaman
x|close