Pramono Minta Warga Tahan Diri: Utamakan Penyelesain Damai, Jakarta Adalah Rumah Kita

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Agu 2025, 09:21
thumbnail-author
Dedi
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Pramono Anung Melayat Affan Kurniawan Pramono Anung Melayat Affan Kurniawan (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memulai hari dengan mendatangi rumah duka almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang meninggal dalam insiden unjuk rasa di Ibu Kota.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara kita, Affan Kurniawan Bin Zulkifli. Semoga Allah SWT melapangkan kuburnya serta menempatkannya di surga terbaik. InsyaAllah kami hadir memberi perlindungan dan support kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Pramono saat hadir di rumah duka, Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8) pagi.

Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mendampingi keluarga korban sejak proses pemulasaran hingga pemakaman. “Kami berkomitmen untuk membantu sepenuhnya agar keluarga tidak terbebani. Pemulasaran dan pemakaman akan kami fasilitasi dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

“Pemprov DKI Jakarta menanggung penuh biaya perawatan bagi seluruh pasien tanpa terkecuali. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan layanan kesehatan terbaik tanpa khawatir soal biaya,” tegas Pramono.

Di tengah suasana duka, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan bersama di Jakarta. “Kami berharap semua pihak dapat menahan diri dan mengutamakan penyelesaian dengan cara yang damai. Jakarta adalah rumah kita bersama, dan kita harus menjaganya agar tetap harmonis dan tertib,” ujarnya.

Pramono menutup pesannya dengan memastikan Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga situasi tetap terkendali serta memastikan hak-hak masyarakat terlindungi.

Selain memberikan perhatian kepada keluarga korban meninggal, Pramono juga memastikan penanganan bagi puluhan warga yang mengalami luka-luka. Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, tercatat 38 pasien sedang dirawat di berbagai rumah sakit, antara lain:

  • RSCM: 1 orang
  • RS Pelni: 12 orang
  • RSPP: 8 orang
  • RS Bhakti Mulia: 5 orang
  • RS Budi Kemuliaan: 2 orang
  • RS Patria IKKT: 1 orang
  • RSAL Mintohardjo: 5 orang
  • RS Eka Permata Hijau: 1 orang
  • RSUD Tarakan: 1 orang
  • RSKD Duren Sawit: 2 orang

x|close