Ntvnews.id, Jakarta - Aparat TNI dari tiga matra, yakni Marinir TNI AL, Korps Pasukan Gerak Cepat (Paskhas) TNI AU, dan Kostrad TNI AD, masih berjaga di depan Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) di Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat, hingga Sabtu sore.
Pantauan hingga pukul 17.00 WIB, kondisi di sekitar lokasi terbilang kondusif meskipun massa aksi beberapa kali mencoba mendekat ke area markas. Sejumlah demonstran bahkan sempat mendorong barisan petugas sambil berteriak mendesak agar pintu gerbang dibuka.
Selain TNI, personel Polri dengan perlengkapan tameng juga tampak memperkuat penjagaan di depan pintu masuk. Kehadiran aparat gabungan itu bertujuan memastikan unjuk rasa berjalan tertib setelah dua hari terakhir situasi di Kwitang sempat memanas.
Pangkostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar turun langsung ke lokasi pada siang hari. Ia sempat berdialog dengan perwakilan massa dan menegaskan bahwa tuntutan utama mereka, yaitu pembebasan rekan yang diamankan, sudah dipenuhi.
“Mereka minta temannya dilepaskan, dan sudah kita bebaskan,” ujarnya tanpa menyebut jumlah pasti orang yang telah dikeluarkan.
Fadjar juga menyempatkan diri memeriksa kondisi pasukan Brimob yang berjaga di lapangan. Menurutnya, prioritas TNI dan Polri adalah menjaga agar protes tidak berujung ricuh atau merusak fasilitas umum.