A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Prabowo Pertanyakan Aturan Anak Usaha BUMN Tak Boleh Diaudit - Ntvnews.id

Prabowo Pertanyakan Aturan Anak Usaha BUMN Tak Boleh Diaudit

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Mar 2026, 22:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto di HUT Danantara Prabowo Subianto di HUT Danantara (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan adanya regulasi yang disebut tidak memperbolehkan audit terhadap anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurutnya, aturan tersebut terasa janggal, terutama karena perusahaan induk yang merupakan perusahaan negara justru wajib menjalani audit.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pengarahan dalam peringatan HUT ke-1 Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

"Dan aneh lagi ada peraturan-peraturan yang lebih aneh lagi. Kalau BUMN boleh diaudit oleh negara, katanya kalau cucu perusahaan tidak boleh diaudit. Peraturan dari mana ini?" kata Prabowo.

Menurut Presiden, aturan seperti itu berpotensi membuka celah terjadinya penyimpangan, apalagi banyak BUMN saat ini memiliki jumlah anak perusahaan yang sangat besar.

Baca Juga: Terbaru! Daftar 10 Tol Fungsional Selama Mudik Lebaran 2026

Prabowo bahkan mengaku terkejut ketika mengetahui bahwa PT Pertamina (Persero) memiliki ratusan anak usaha yang tersebar di berbagai sektor bisnis.

"Negara dalam keadaan baru awal-awal merdeka mendirikan perusahaan negara Pertamina. Ternyata iktikad baik pendiri-pendiri bangsa itu akhirnya melahirkan anak perusahaan, cucu perusahaan, dan cicit perusahaan," tutur dia.

"Saya kaget, Pertamina punya 200 anak dan cucu perusahaan," imbuh Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan bahwa keberadaan Danantara diharapkan mampu memperbaiki tata kelola pengelolaan aset negara, termasuk perusahaan milik negara, melalui sistem manajemen yang lebih terintegrasi dan mengikuti standar internasional.

Prabowo Subianto di HUT Danantara <b>(Istimewa)</b> Prabowo Subianto di HUT Danantara (Istimewa)

Ia menilai lembaga tersebut dapat disetarakan dengan sovereign wealth fund yang dimiliki berbagai negara di dunia. Bahkan, menurut laporan yang diterimanya, tingkat pengembalian aset atau return on asset (RoA) lembaga tersebut telah mengalami peningkatan signifikan sejak berdiri setahun lalu.

"Jadi Saudara-saudara, premis kita ternyata benar, konsolidasi, satu management dengan rasional, dengan standar-standar terbaik dunia, return on asset saya terima (naik) di atas 300 persen," jelas Prabowo.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Jamaah Umrah Tetap Aman Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Meski mencatat peningkatan yang cukup tinggi, Prabowo mengingatkan bahwa capaian tersebut masih jauh dari target yang diharapkan. Saat ini RoA Danantara disebut berada di kisaran 5 persen.

Menurutnya, perusahaan yang tergolong baik umumnya mampu mencatatkan return on asset sekitar 10 persen, sementara perusahaan yang sangat baik bisa mencapai 12 persen hingga 15 persen.

"Kalau yang bagus 12 persen, yang hebat 15 persen. Kita harus memiliki target yang bagus yaitu 10 persen. Tapi kita mengerti bahwa itu mungkin dalam tahun-tahun pertama belum bisa kita capai," tandas Prabowo.

x|close