Mentrans Iftitah Minta Jajarannya Gunakan Anggaran Dengan Efisien, Sentuh Rakyat, Cegah Kebocoran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Agu 2025, 07:53
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara meminta seluruh jajarannya memaksimalkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) demi kesejahteraan transmigran

"Anggaran harus diserap dan dipertanggungjawabkan sebaik-baiknya. Arahan Bapak Presiden jelas, lakukan efisiensi, arahkan ke program yang betul-betul menyentuh rakyat, dan cegah kebocoran," ucap Menteri Iftitah dalam keterangan resminya, Minggu 31 Agustus 2025.

Mentrans Iftitah  menjelaskan, pada 18 Februari 2025 Presiden telah menyetujui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp2,55 triliun untuk Kementerian Transmigrasi. 

Namun karena kementerian ini masih baru dan regulasinya harus dibenahi, sebagian anggaran tidak dapat dieksekusi tepat waktu sehingga langsung dikembalikan lagi ke negara. Apalagi anggaran tersebut baru dicairkan pada 1 Juli lalu.

Baca juga: Tim Ekspedisi Patriot Mulai Diberangkatkan, Mentrans Iftitah Tekankan Aksi dan Solusi Nyata

"Kita mengembalikan Rp777 miliar ke negara agar anggaran tersebut betul-betul bisa diselamatkan dan penyerapannya lebih maksimal," ungkap Mentrans Iftitah.

Ia juga meminta koordinasi yang erat antara Kementerian Transmigrasi dengan pemerintah daerah. 

Menurutnya, sinergi sangat penting mengingat jumlah SDM di kementerian masih terbatas sementara kebutuhan lapangan sangat besar.

Dalam kesempatan yang sama, Mentrans Iftitah mengatakan baru saja mengirimkan 2.000 peneliti dalam program Tim Ekspedisi Patriot (TEP). 

Mereka terdiri dari mahasiswa S1, S2 dan S3 serta para dosen hingga guru besar yang dikirim ke 154 kawasan transmigrasi.

Baca juga: Mentrans Iftitah Bercita-cita Personel Tim Ekspedisi Patriot Raih Nobel

Program ini menjadi bagian dari strategi baru pembangunan kawasan transmigrasi yang difokuskan bukan lagi pada pemindahan penduduk, melainkan pengembangan wilayah transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Transmigrasi hari ini bukan sekadar memindahkan orang, tetapi membangun kawasan sebagai pusat ekonomi yang memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

x|close